27 May 2018

Bisnis Haram ISIS Hasilkan USD 3 Juta per Hari!

Konfrontasi – Gerakan militan seperti Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) tentu membutuhkan sumber dana yang sangat besar. Namun, banyak pihak belum mengetahui secara pasti sumber pendapatan kelompok garis keras ini.

ISIS dikabarkan memiliki uang senilai US$3 juta atau Rp 35,67 miliar per hari. CNBC melaporkan ISIS melakukan berbagai cara ilegal meliputi penyelundupan minyak, perdagangan manusia, pencurian, dan pemerasan.

Pejabat intelijen AS menyatakan ISIS menjadi pemberontak dengan jumlah kekayaan paling besar dalam sejarah perang. ISIS menguasai kawasan Suriah dan Irak dan mengendalikan 11 ladang minyak di kedua negara itu. Minyak dikirimkan ke beberapa negara seperti Turki, dan Yordania.

"Ada banyak uang yang akan dihasilkan, Orang Kurdi mengatakan mereka telah membuat upaya untuk menutup itu. Tetapi, Anda bisa membayar penjaga perbatasan dan Anda bisa meloloskan barang-barang. " ujar Denise Natali, pejabat bantuan AS dan peneliti senior di National Defense University.

Konsumen minyak haram ini juga sangat besar karena ISIS mematok tarif hanya US$25 sampai US$60 per barel. Padahal, harga normal minyak di pasaran dunia masih US$100 per barel.

Selain minyak ilegal, ISIS juga memiliki bisnis lain berupa penyelundupan barang antik dari Irak ke Turki. Selanjutnya, ISIS berbisnis perdagangan manusia meliputi perempuan dan anak sebagai budak seks.

Category: 
Loading...