19 August 2019

Australia Minta Warganya Hormati Penduduk dan Budaya Lokal Saat Berkunjung ke Luar Negeri

KONFRONTASI-Seorang warga Australia telah menjadi sorotan pekan ini, setelah videonya yang menendang pengemudi motor menjadi viral di jejaring sosial.

Konsulat Jenderal Australia di Bali, Anthea Griffin mengaku mengerti bagaimana perasaan mereka yang memberikan komentar setelah menonton video tersebut.

Menurutnya insiden tersebut tidak mewakili mayoritas warga Australia yang berlibur di Bali.

"Kami mengingatkan warga Australia untuk menghargai tuan rumah [warga lokal] saat mereka berpergian ke luar negeri," ujar Anthea di akun Twitternya.

Tayangan video tersebut menunjukkan seorang warga Australia, Nicholas Carr yang sedang mabuk kemudian menendang seorang pengendara motor yang sedang melintas di jalanan Seminyak, Bali.

Pengemudi motor tersebut kemudian jatuh dan Nicholas terlihat berlari dan sempat menabrakkan diri ke sebuah mobil yang sedang melintas.

Tak hanya itu, ia juga dilaporkan memecahkan kaca sebuah mini market, restoran, dan masuk ke rumah warga Bali, sebelum akhirnya ditangkap oleh sejumlah warga dan polisi di depan sebuah hotel.

Akibat perbuatannya, ia terancam hukuman maksimal penjara dua tahun delapan bulan, menurut kepolisian Kuta.

Kepada sejumlah media, Nicholas yang berasal dari Australia Selatan mengaku tidak terlalu ingat apa yang terjadi pada dirinya Sabtu pagi (10/08/2019).

"Saya sangat mabuk ... saya hanya ingin minta maaf kepada semua, para korban, warga Bali, dan yang terkena dampaknya," kata Nicholas kepada media.

Ia mengaku telah mengkonsumsi 10 jenis minuman beralkohol dan kini bersedia membayar ganti rugi kepada korban atas tindakannya.

Tags: 
Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...