28 February 2020

Aksi Mata-Mata Rusia di Swiss

KONFRONTASI -   Pejabat Swiss menggagalkan operasi mata-mata yang diduga dilakukan oleh Rusia dengan menyamar menjadi tukang ledeng di tempat pertemuan tahunan Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, seperti dilaporkan surat kabar Tages-Anzeiger, dikutip Rabu (22/1).

Laporan tersebut menyampaikan polisi Swiss memeriksa dua orang warga negara Rusia yang diduga menjadi mata-mata pada Agustus lalu di resor ski yang menjadi lokasi pertemuan Forum Ekonomi Dunia pekan ini. Surat kabar itu melaporkan kedua terduga menunjukkan paspor diplomatik dan kemudian meninggalkan Swiss.

Polisi di Grisons Swiss timur mengatakan kedua pria dengan paspor diplomatik Rusia telah menjadi subyek pemeriksaan identitas rutin di Davos pada Agustus 2019, tetapi tidak ada hubungan yang dibuat antara kunjungan mereka dengan Forum Ekonomi Dunia.

"Memang benar bahwa kami memeriksa dua warga Rusia di Davos dan mereka mengidentifikasi diri mereka dengan paspor diplomatik, tetapi kami tidak dapat memastikan alasan untuk menahan mereka. Mereka diizinkan pergi," ujar juru bicara kepolisian wilayah tersebut dilansir dari Reuters.

Kepolisian setempat juga mengaku tidak pernah mengidentifikasi kedua pria tersebut sebagai tukang ledeng.

Seorang juru bicara kedutaan Rusia di Bern, Swiss, menolak laporan tersebut dan mengatakan kedua warga Rusia yang terakreditasi di luar Swiss telah diperiksa dan diizinkan melanjutkan perjalanan. "Paspor diplomatik diberikan kepada pejabat tinggi, bukan pekerja kasar. Saya pikir ini lelucon konyol," ucap juru bicara kedutaan Rusia di Bern, Swiss.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengaku belum mengetahui insiden tersebut.

Manajer dana investasi Bill Browder menilai peristiwa tersebut merupakan adanya keterlibatan dari Rusia. Browder dikenal sebagai figur yang gencar memimpin kampanye untuk mengekspos korupsi pejabat Rusia. Browder juga sempat disalahkan pemerintah Rusia atas kematian pengacaranya, Sergei Magnitsky, yang meninggal di sebuah penjara di Moskow, Rusia, pada 2009.

Browder menyebut Rusia menargetkan semua musuh di semua negara yang berbeda. Kata Browder, Rusia memiliki sumber daya yang besar dan menilai Davos sebagai tempat yang penting.

"Ini adalah satu-satunya tempat yang bisa saya datangi dan secara pribadi menantang para pejabat Rusia atas pembunuhan Sergei Magnitsky," ucap Browder.

Jaksa penuntut Rusia mencurigai Browder telah memerintahkan serangkaian pembunuhan, termasuk Magnitsky.

Polisi di Graubunden curiga ketika mengetahui bahwa dua orang Rusia itu berencana tinggal selama tiga minggu di resor Alpine yang terkenal mahal.

Tages-Anzeiger tidak menyebutkan nama dua agen yang dicurigai, atau menentukan jenis operasi mata-mata yang dilaporkan telah mereka persiapkan. Atase pers Kedutaan Rusia di Bern, Stanislav Smirnove mengatakan kepada BBC, dia baru mengetahui bahwa ada dua orang Rusia yang diperiksa pada Agustus tahun lalu dari media lokal. Smirnov menambahkan, dia tidak memiliki informasi tentang pemeriksaan dua warga Rusia pada AgustuS.(Jft/Republika)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...