24 May 2017

48 Orang Tewas Dalam Serangan Bom Bunuh Diri di Nigeria

Konfrontasi - Seorang pembom bunuh diri yang berpakaian pelajar membunuh sedikitnya 48 orang, sebagian besar siswa, dan melukai 79 orang lainnya di satu halaman sekolah di kota Potiskum, di bagian timurlaut Nigeria Senin (10/11), kata seorang pejabat rumah sakit.

Belum ada pihak yang segera mengaku bertanggung jawab atas serangan bunuh diri kedua dalam delapan hari di negara bagian Yobe, satu wilayah dekat dengan benteng militan Boko Haram, yang telah melancarkan pemberontakan lima tahun.

Boko Haram, yang menentang sekolah-sekolah yang memberlakukan kurikulum Barat, telah menyerang sekolah-sekolah, menculik ratusan pelajar dan membunuh ribuan orang dalam pertempurannya untuk mendirikan satu negara Islam, dan dilihat sebagai ancaman keamanan utama bagi produsen minyak utama di Afrika.

"Sejauh ini jumlah yang meninggal 48 orang sementara 79 orang lagi luka-luka. Saya menghitung jasad-jasad, sebagian besar pelajar dan sedikit guru," kata seorang perawat di Rumah Sakit Umum Potiskum kepada kantor berita Reuters.

"Seorang guru yang selamat dalam ledakan itu dan hanya mengalami luka ringan mengatakan pembom tersebut berpakaian seperti siswa dan juga berada di tempat berkumpul bersama siswa-siswa," ujar dia, yang meminta jatidinya tak disebutkan.

Mariam Ibrahim, seorang guru di Sekolah Menengah Sains Pemerintah di Potiskum mengatakan kepada Reuters bom itu meledak ketika dia tiba dan para siswa di lapangan untuk apel pagi.

Aliyu Abubakar, seorang warga Potiskum, mengatakan dia mendengar ledakan tersebut ketika mengantar dua puteranya ke dekat perguruan dekat sekolah itu. "Salah seorang putera saya jatuh, saya kemudian mengangkat dan pulang," kata dia.

Seorang guru kedua, yang meminta namanya tak disebutkan, mengatakan "Masih ada beberapa orang lainnya yang luka serius dan saya yakin jumlah korban meninggal akan bertambah." Pada Februari, sejumlah pria bersenjata membunuh sedikitnya 40 siswa setelah melempar bahan-bahan peledak ke asrama satu sekolah negeri di Buni Yadi, juga di negara bagian Yobe.

Pada Juli tahun lalu sebanyak 42 anak tewas ketika Boko Haram menyerbu asarma-asrama dalam satu serangan senjata dan bom atas sekolah negeri di desa mamudo, dekat Potiskum.

Serangan paling menghebohkan dilakukan oleh Boko Haram atas satu sekolah pada April, ketika para pengikut mereka menculik 276 anak-anak perempuan dari kota Chibok di negara bagian Borno, juga di bagian timurlaut Nigeria.

Lebih enam bulan kemudian, 219 di antara anak-anak itu masih disekap.

Boko Haram telah mengintensifkan serangan-serangannya dalam beberapa pekan sejak satu persetujuan gencatan senjata, yang diumumkan pemerintah Nigeria, kemudian ditolak oleh pemimpin kelompok itu Abubakar Shekau dalam satu pernyataan di video.(ROL/AR)

Category: 

loading...


News Feed

Loading...