25 August 2019

Peneliti: Kubis bisa Mencegah Terkena Kanker Usus Besar

Konfrontasi - Sekelompok tim peneliti dari Francis Crick Institute, menemukan bahwa sayuran kubis seperti yang kita kenal ternyata memiliki kandungan bahan kimia aktif yang bisa mencegah penyakit kanker.

Para peneliti itu melaporkan bahwa kubis baik untuk kesehatan usus termasuk juga sayuran lain seperti brokoli dan kangkung, juga dapat membantu mengurangi risiko kanker usus. Hal tersebut karena sayuran tersebut menghasilkan zat kimia yang penting untuk regenerasi permukaan usus.

Penelitian Ilmiah

Studi ini dipublikasikan dalam jurnal medis Immunity, dalam rangka mempelajari manfaat kesehatan dari diet yang kaya akan indole-3-carbinol (I3C).

Para peneliti mempelajari bahan kimia yang disebut indole-3-carbinol, yang diproduksi setelah mengonsumsi sayuran tersebut.

Menurut peneliti Dr. Gitta Stockinger, “Pastikan sayuran yang hendak dikonsumsi tidak matang, dan juga tidak lembek.

Bahan kimia ini dimodifikasi oleh asam lambung saat melakukan perjalanan melalui sistem pencernaan kita.

Di usus bagian bawah, ia akan memodifikasi perilaku sel-sel induk, yang kemudian dapat meregenerasi lapisan usus, dan sel-sel kekebalan yang mengendalikan peradangan.

Studi ini melaporkan bahwa diet yang tinggi akan indole-3-carbinol memberi perlindungan kepada tikus dari kanker, bahkan pada mereka yang secara gen memiliki risiko tinggi terkena penyakit kanker.

Tanpa adanya diet pelindung tersebut, sel-sel usus akan terbelah tak terkendali.

Stockinger menambahkan: “Bahkan ketika tikus sudah mulai mengembangkan tumor, dan beralih ke diet yang tepat, tumor tersebut mampu dicegah perkembangannya.”

Tanda Kanker Usus:

  • Berdarah saat buang air besar
  • Perubahan kebiasaan buang air besar, seperti pergi ke toilet lebih sering
  • Kembung, tidak nyaman atau sakit perut

Menurut Prof. Tim Key, dari Cancer Research UK, “Penelitian pada tikus ini menunjukkan bahwa bukan hanya serat yang terkandung dalam sayuran seperti kubis dan brokoli yang membantu mengurangi risiko kanker usus, tetapi juga molekul yang ada dalam sayuran ini.

“Studi tambahan akan membantu menentukan apakah molekul dalam sayuran ini memiliki efek yang sama pada manusia, tetapi yang jelas, ada banyak alasan bagus untuk makan lebih banyak sayuran.”

Cara Memasukkan Kubis dalam Diet Harian

Sertakan kubis dalam sayuran yang biasa Anda makan secara teratur. Usahakan untuk mengonsumsi minimal 1,5 cangkir sayuran anti kanker tersebut setidaknya 2x per minggu. Untuk diet melawan kanker terbaik yang direkomendasikan adalah, konsumsilah 2 cangkir kubis, setidaknya 4-5 kali setiap minggu.

Studi melaporkan bahwa apa pun jenis kubis yang dimakan, hijau, merah atau Savoy, kesemuanya tetap memiliki manfaat kesehatan yang sama luar biasa. (blgvv/mg)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...