22 January 2020

Pemkot Bandarlampung Dorong Kawasan Gajah Mada Jadi Tempat Wisata Kuliner

KONFRONTASI-Pemerintah Kota Bandarlampung mendorong berkembangnya wisata kuliner dengan menjadikan kawasan Jalan Gajah Mada sebagai tempat wisata tersebut pada malam hari.

"Tahun ini akan ada wisata kuliner di malam hari, nantinya di sana akan dijual makanan khas Lampung dan lainnya," kata Wali Kota Bandarlampung, Herman HN, di Bandarlampung, Selasa.

Dia mengatakan recananya tempat wisata kuliner itu dibangun di bawah jembatan layang Jalan Gajah Mada.

"Arus lalu lintas yang tidak padat, menjadikan tempat tersebut sebagai pilihan pemkot. Tempat itu saat ini, memang relatif sepi meskipun sudah ada lampu penerangan," katanya.

Selain itu, ia menyebutkan wisata kuliner juga akan dikembangkan di Bundaran Radin Intan Kecamatan Rajabasa.

Dia melanjutkan wisata kuliner seperti itu sebagai bentuk pemasaran makanan khas Lampung, seperti sekubal dan yang lainnya.

Menurutnya, banyak makanan Lampung yang rasanya enak, namun dijual di malam hari.

Menurut dia, pengembangan wisata kuliner juga membuka lahan usaha bagi masyarakat, dan juga untuk memberikan suasana berbeda bagi wisatawan yang datang ke kota Tapis Berseri itu.

"Siapa pun boleh berdagang di sini tanpa dipungut biaya, tapi kebersihan harus tetap dijaga. Wialayah ini pun khusus berdagang makanan saja, tidak yang lain dan tanpa musik," katanya.

Dia mengatakan, nantinya akan disiapkan kantong sampah untuk warga sehingga tidak membuangnya sembarangan.[mr/skl]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...