28 February 2020

Pameran Makanan, Industri Jasa dan Pariwisata Terbesar dan Terlengkap dengan Menghadirkan 777 Peserta Pameran di Bali

KONFRONTASI - Bersamaan dengan pelaksanaan pameran juga dilaksanakan perlombaan/kompetisi dibidang profesional seperti workshop dan seminar. Kegiatan-kegiatan ini dikemas untuk memberikan daya tarik bagi para pemegang keputusan di industrinya.

Salon Culinaire 2016 adalah suatu kompetisi bergengsi bidang kuliner yang diadakan Bali, diselenggarakan oleh Bali Culinary Professionals (BCP)  yang merupakan anggota dari World Association of Chefs Societies (WAC) dan akan diselenggarakan selama 3 hari. Terdapat 25 kelas kompetisi dari 6 grup utama di antaranya pastry display & live, artistic display & practical, plated food display, practical cooking, young chef basic and beverage. Secara keseluruhan perlombaan ini akan diikuti oleh 579 chefs.

“Untuk mengenalkan kultur dan kekayaan negeri ini dalam pengembangan kuliner, kami mengedepankan cita rasa Indonesia dengan kelas kompetisi yang unik seperti chocolate pastry show piece bertemakan Warisan Indonesia seperti nasi tumpeng tradisional, ketiga menu Indonesia yang disajikan dan juga individual hot cooking Indonesian family style. Tantangan yang paling utama selama 3 hari pertandingan adalah apa yang disebut Dewata Gastronomic Challenge, dimana diselenggarakan bersamaan dengan Asosiasi Sommilier chapter Bali”, Mr Stefan Mueller, Ketua dari Bali Salon Culiner Komite. `Berdasarkan pengalaman dibidang Food & Beverage, The Dewata Gastronomic Challenge disertai Penyajian Wine, akan memberikan kesan tersendiri yang mempesona bagi para tamu. Ketiga hari kompetisi ini akan memberikan kesan tersendiri bagi para professional kuliner dalam berbagi ide, pendekatan dan memperluas pertemanan.

The Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI) / Asosiasi Kopi Spesial Indonesia (AKSI) akan menyelenggarakan kompetisi coffee roasting untuk pertama kalinya di Bali dengan menampilkan teknis dalam cupping dan roasting dalam pembuatan kopi berkualitas tinggi serta cara penyajiannya.

Menurut Bapak Syafruddin, Ketua SCAI/AKSI, “Kompetisi seperti ini telah beberapa lama dilaksanakan oleh SCAI sebagai platform yang unik bagi para professional kopi di Indonesia guna mengetengahkan pengetahuan dan pengalamannya mengenai coffee roasting, di mana kami mengharapkan di masa datang Indonesia bias menjadi terkenal dengan coffee roastingnya’.

Diharapkan selama 3 hari pelaksanaan pameran dapat mempertemukan dan dikunjungi lebih dari 10,000 industri profesional terkait.

Pameran  dibuka secara resmi oleh Ibu Esthy Reko Astuti, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata RI.[ian]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...