20 November 2018

Mengenal Lemak Jahat dan Sehat untuk Kesehatan Masa Depan

Konfrontasi - Masih banyak informasi yang salah terkait lemak sehat dan jahat. Banyak pendapat yang mengatakan Anda sebaiknya menghindari lemak karena dapat memicu banyak masalah kesehatan.

Namun, sebuah studi baru menunjukkan kini bahwa tidak semua lemak buruk dan dapat membawa manfaat tersendiri bagi tubuh. Berikut adalah beberapa hal yang perlu diketahui terkait lemak.

1. Fungsi lemak

Tubuh Anda memerlukan lemak untuk berfungsi dan berkembang. Selain untuk bahan bakar, lemak dibutuhkan untuk menyerap nutrisi lain, membantu mengatur peradangan, gerakan dan pembekuan darah.

2. Jenis lemak 

Ada beberapa jenis lemak dan struktur lemak menentukan seberapa sehatnya. Ada lemak padat, cair, dan semua lemak tidak larut dalam air. Ketika lemak cair seperti minyak sayur berubah menjadi lemak padat melalui proses yang disebut hidrogenasi, mereka berubah menjadi lemak trans.

3. Lemak trans

Sejauh ini, jenis lemak terburuk adalah lemak trans buatan manusia. Makanan yang mungkin mengandung lemak jahat ini seperti dilansir dari Mindbodygreen seperti margarin, manakan beku, pizza, dan makanan cepat saji.

Penelitian mengatakan bahwa mengonsumsi lemak trans dapat meningkatkan kolesterol jahat yang berisiko memicu penyakit jantung, diabetes tipe 2, peningkatan peradangan dan kerusakan pembuluh darah.

Sementara, lemak tak jenuh atau lemak cair baik untuk tubuh Anda. Lemak tak jenuh terdapat dapat makanan seperti walnut, almond, ikan salmon, mackerel, biji rami, biji bunga matahari, minyak zaitun, wijen, alpukat dan minyak kedelai.

4. Tubuh membuat lemak

Tubuh Anda mampu membuat semua lemak kecuali asam lemak omega-3, asam lemak omega-6, ALA dan LA. Satu-satunya cara untuk mendapatkan lemak-lemak tersebut melalui makanan Anda.

Namun, perhatikan diet yang Anda pilih karena beberapa pola makan moderen kini memasukkan banyak omega-3 dan 6. 

Terlalu tinggi omega-6 berkaitan dengan patogenesis disebutkan dalam laman yang sama, yang menimbulkan banyak penyakit termasuk penyakit kardiovaskular, kanker dan inflamasi serta penyakit autoimun, asma, kegemukan, depresi dan gangguan jiwa lainnya. (mg/mtv)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...