24 April 2017

Bolehkah Pasien Jantung Konsumsi Telur?

Konfrontasi - Telur merupakan sumber pangan yang sering dianjurkan untuk dikonsumsi karena memiliki nilai gizi tinggi. Hanya saja ada anggapan bahwa dalam salah satu kandungan yang tinggi tersebut termasuk juga di dalamnya kolesterol sehingga tak baik dikonsumsi banyak-banyak.

Nutrisionis Lisa Drayer menanggapi hal tersebut dan mentakan memang benar bahwa telur mengandung kolesterol yang tinggi. Namun bukan berarti konsumsi telur perlu dihindari bahkan oleh seseorang yang memiliki masalah kolesterol seperti pasien sakit jantung sekali pun.

"Benar telur mengandung kolesterol diet yang tinggi... Tapi telur juga mengandung lemak jenuh yang rendah, itu yang biasanya lebih jadi penyebab utama meningkatkan kolesterol dalam darah," kata Lisa seperti dikutip dari CNN, Sabtu (15/4/2017).

Studi yang dipublikasi dalam jurnal BMJ pada tahun 2013 melihat bahwa konsumsi satu butir telur per hari tidak berhubungan dengan peningkatan penyakit jantung koroner atau stroke. Selain itu studi lainnya oleh peneliti Finlandia di tahun 2016 juga melihat bahwa asupan kolesterol dari telur tidak meningkatkan risiko penyakit pada orang-orang yang memiliki faktor genetik lebih rentan terhadap kolesterol darah.

"Jadi apa yang sebenarnya membuat telur buruk untuk Anda adalah bagaimana Anda menyiapkannya. Satu butir telur memiliki 71 kalori dan dua gram lemak jenuh," kata Lisa.

Menurut Lisa protein yang terdapat dalam telur penting untuk menjaga massa otot dan rasa lapar agar tak mudah kembali. Telur juga merupakan bahan makanan yang bisa mengandung vitamin D, vitamin A, vitamin B12, dan antioksidan.

"Jadi jangan takut untuk menikmati telur, tapi perhatikan bagaimana Anda mengonsumsinya. Makan telur berbarengan dengan asupan tinggi serat seperti buah-buahan, sayur, dan gandum utuh," tutup Lisa. (dtk/mg)

Category: 

loading...

Berita Terkait

Baca juga


Loading...