19 April 2018

Wah, Susu Kedelai Tingkatkan Risiko Kanker Payudara (2)

Konfrontasi – Olahan susu kedelai yang tergolong non fermentasi diduga menyebabkan risiko kanker payudara semakin besar. Kandungan omega 6 yang lebih tinggi dari omega 3 juga merusak keseimbangan hormon tubuh.

dr. Indiradewi Hestiningsih menjelaskan dampak konsumsi susu kedelai terlihat saat masa pubertas dini remaja. Anak laki-laki menderita kanker testicular karena gangguan hormone seks. Peneliti Marcia Herman-Giddens dari  University of North Carolina mengatakan produksi isoflavon memiliki sifat feminisasi dan menyebabkan ukuran kelamin bayi laki-laki jadi lebih kecil dan kecenderungan genetika yang mengarah ke homoseksualitas. Konsumsi susu formula bayi sebagai salah satu faktor kecenderungan genetika anak laki-laki menjadi perempuan.

Produk formula kedelai juga mengandung tingkat hormon sebanyak 240 kali lebih tinggi dibandingkan ASI. Anak-anak perempuan dalam memasuki masa pubertas beresiko besar menderita kanker payudara dan juga kista rahim jika mengalami gangguan tiroid karena rutin mengonsumsi produk kedelai non-fermentasi.

Indiradewi menegaskan dua gelas susu kedelai sehari dalam satu bulan penuh mengandung komponen kimiawi yang mengganggu siklus menstruasi wanita. Pengguna pil kontrasepsi lebih temperamental seiring gangguan hormonal. Selanjutnya, phytoestrogen kedelai menghambat enzim yang dibutuhkan tubuh untuk menghasilkan hormone testoteron pada pria. Uji coba pada cheetah dan belalang menemukan konsumsi kedelai menyebabkan pejantan ini kurang percaya diri, kurang agresif, hasrat seksual menurun, dan jumlah sperma berkurang.

Category: 

SCROLL KE BAWAH UNTUK MEMBACA BERITA LAINNYA


loading...

Related Terms



loading...

Baca juga


Loading...