22 May 2018

Perhatikan Enam Hal Ini Sebelum Pelihara Kucing

Konfrontasi - Kucing adalah salah satu hewan paling disukai manusia untuk dijadikan hewan peliharaan. Saking dekatnya emosional antara kucing dan majikannya, sang majikan bisa sangat sedih bila kucing yang sangat dicintainya pergi selamanya. Hal itu seperti yang dialami penyanyi Melly Goeslaw.

Melalui media sosial, istri Anto Hoed ini meluapkan kesedihannya atas kucingnya, Jessica yang mati karena tertabrak mobil yang melewati rumahnya.

"Sebaiknya jika nabrak kucing berhenti dan urus kucing nya sampai dikubur. Say doakan Allah mengampuni ketidaksengajaan anda. Selamat jalan Jessica, nanti kita main main lagi di Surga Allah yaa #catlovers #jessicathecat," kata Melly.

Apakah Anda salah satu pecinta kucing seperti Melly Goeslaw? Ataukah Anda baru saja ingin memelihara hewan lucu ini? Berikut adalah enam hal yang dianjurkan Dokter hewan Angela Maharani bila ingin memiliki kucing.

1. Komitmen

Hidup bersama kucing butuh komitmen jangka panjang. Kucing rumah bisa hidup sampai 15 tahun. Jangan sampai Anda berubah pikiran di tengah jalan, lalu menelantarkannya. "Jadilah pemilik kucing yang bertanggung jawab," kata Angela.

2. Periksa dan Karantina

Apa pun ras kucing Anda, periksakan ke dokter hewan sebelum membawanya ke rumah. Begitu sampai, beri si meong dua pekan sampai satu bulan untuk beradaptasi. Selama masa itu, jangan biarkan hewan lain mendekatinya. Kucing juga pantang dimandikan selama masa karantina karena akan membuatnya stres.

3. Pakan

Hal penting yang harus diingat adalah hati dan ginjal kucing bisa terganggu akibat mengkonsumsi makanan manusia. Anda bisa memberikan pakan siap pakai atau mengolahnya sendiri, misalnya hati sapi rebus tanpa garam. Pantang menyuguhkan kucing daging mentah karena bisa berakibat toksoplasma. Percayalah, kucing tak akan bosan dengan merek makanan yang sama. "Justru dengan makanan yang tetap, pemilik jadi tahu ketika kucing sakit karena dia jadi malas makan," kata Angela.

Pakailah tempat makan yang lebar dan datar. Sebab, kucing tak suka kumisnya tersentuh obyek, misalnya pinggiran cawan.

4. Tempat Kotoran

Barang wajib bagi pemelihara kucing adalah litter box alias wadah pasir tempat mereka buang air. Bersihkan litter box sesering mungkin. Ini merupakan pemutus mata rantai--kalau ada--toksoplasma. Parasit toksoplasma keluar dari tubuh kucing lewat feses dan bisa menempel di bulunya, lalu menular ke manusia. Pengamanan lapis kedua adalah membunuh parasit itu lewat sabun dan air. "Maka, selalu cuci tangan setelah bermain dengan kucing dan sebelum makan," kata Angela.    

5. Tempat Mencakar

Kucing terlahir dengan naluri mencakar. Maka sediakan fasilitas untuk menyalurkan hasrat tersebut. Bisa beli jadi atau melilit kayu dengan tambang. Jika tidak, siap-siap sofa Anda jadi korban.

6. Sterilisasi

Pemandulan bermanfaat untuk menghindarkan kucing dari berbagai infeksi pada organ reproduksi, komplikasi kebuntingan, serta kanker pada kelenjar mamae pada betina dan testis pada jantan. Dampak lain adalah mencegah kucing pipis sembarangan dan sakit yang diakibatkan berahi. Kucing juga menjadi lebih jinak dan tidak agresif. Untuk betina, kata Angela, sterilisasi dilakukan saat kucing berumur 6 bulan. Sedangkan pemandulan jantan dilakukan setelah dua bola testisnya turun. (tmp/mg)

Tags: 
Category: 
Loading...