23 May 2018

Peran Keluarga Bagi Penderita Andropouse

Konfrontasi – Siklus Menopause pada kaum hawa juga mengancam kesuburan para pria. Andropouse tidak dapat dihindari seiring pertumbuhan usia penuaan tetapi bisa dikurangi dampak buruknya.

Menurut dr. Nadia Octavia, menopause dan andropouse berbeda karakternya. Menopouse wanita dipengaruhi kondisi ovulasi yang terhenti dan produksi hormon menurun secara drastis. Sedangkan andropouse disebabkan produksi hormon dan bioavailabilitas testosteron menurun secara bertahap.

Beberapa ciri andropouse yaitu perubahan fungsi seksual, kemampuan tingkat energi atau perubahan mood. Perlu diketahui, hormon testosteron sangat bervariasi tergantung usia pria. Tertosteron menurunkan kadar hormon sebanyak 1 persen per tahun bagi pria berusia di atas 30 tahun. Sehingga kadar hormon yang hilang saat usia 70 tahun adalah sekitar 50 persen.

Hal ini menyebabkan perubahan fungsi seksual seperti disfungsi ereksi, penurunan hasrat seksual, penurunan ereksi spontan, menurunnya kesuburan dan testis mengecil. Para lansia juga mengalami insomnia, susah mengantuk, lemak tubuh bertambah, masa otot menurun, dada membesar atau ginekomastia serta rambut rontok. Selain itu, andropouse menyebabkan lansia susah fokus dan mudah depresi serta sedih.

dr. Nadia menyarankan para lansia untuk tetap hidup sehat dengan memilih pola makan teratur. Kehadiran keluarga untuk berbagai momen kegiatan sehari-hari juga berfungsi menjaga mental. 

Category: 
Loading...