22 January 2018

Pentingnya Ibu Bicara Menstruasi Pada Putrinya

Konfrontasi - Berdasarkan hasil survei yang dilakukan Female Daily Network terhadap seribu remaja perempuan di kota-kota besar Indonesia, para remaja lebih memilih ibu sebagai sumber terpercaya mereka untuk mencari informasi seputar topik menstruasi. 

Namun, tidak mudah tentunya bagi seorang ibu untuk membicarakan hal seperti ini pada anak remajanya. Masih dari hasil survei yang sama, terungkap fakta lain, bahwa ternyata hal yang paling banyak didiskusikan dengan ibu mereka adalah masalah sanitasi sebanyak 67.7 persen, tips mengurangi rasa sakit saat menstruasi sebanyak 54.9 persen, dan fakta, serta mitos seputar menstruasi sebanyak 65.9 persen. 

Karenanya, sudah menjadi tugas seorang ibu untuk mengetahui banyak hal seputar masalah ini, sehingga bisa menjelaskan dengan baik dan benar pada anak-anak mereka. 

Bahkan, menurut Psikolog ahli di bidang perempuan, Elizabeth Santosa M.Psi, Psi, obrolan seputar menstruasi ini begitu penting untuk masa depan anak, tidak hanya saat ini, tapi hingga mereka menikah dan memiliki anak. Seperti disebutkan dalam riset Onayli and Erdur-Barker, yang mengatakan adanya asosiasi yang kuat antara indikator hubungan ibu dan anak perempuannya termasuk keterhubungan, ketergantunggan, dan kepercayaan dalam hierarki dan tingkat ukur kesejahteraan dan kepuasan hidup bagi anak perempuan ketika dewasa nanti.

"Kalau bisa melewati menstrutalk dengan mulus, anak pra-remaja ini akan lebih terbuka saat menikah. Itulah kenapa Menstrutalk sangat krusial bagi mereka," kata Elizabeth dalam acara #mestrutalk, Diskusi Awal Menstruasi Antara Ibu dan Anak Persembahan Sangobion MenstruPain di Menteng, Jakarta Pusat, 16 Desember 2017.

Karena menstruasi merupakan hal yang besar bagi kebanyakan remaja perempuan, ibu yang dipercaya sebagai sumber informasi utama, selain harus menggali informasi sebanyak-banyaknya, juga harus memerhatikan waktu yang tepat untuk menyampaikan. 

"Jangan mulai terlalu lama, usia 10 tahun sudah terlalu terlambat, mulailah secepat mungkin. Di Amerika dimulai pada usia 8 tahun. Tapi jangan coba berpikir untuk ngomong secara langsung (dari A sampai Z), mulailah pelan-pelan, lakukan dengan frekuensi (berulang)." (vv/mg)

Tags: 
Category: 

SCROLL KE BAWAH UNTUK MEMBACA BERITA LAINNYA


loading...

Related Terms



loading...

Baca juga


Loading...