26 May 2018

Gamis Model A-Line Jadi Favorit di Pasar Mayestik

KONFRONTASI-Gamis model A-line atau lebar di bagian bawah menjadi baju favorit yang banyak dicari pengunjung di Pasar Mayestik, Jakarta Selatan.

"Masih pakaian syar'i yang banyak dicari kalau untuk Lebaran. Gamis A-line sama jilbab besar sih kalau tahun ini," ujar Yemi (54), salah satu pedagang pakaian di Pasar Mayestik, Selasa (5/7).

Ia menjual gamis itu di kisaran harga Rp 200-400 ribu, disesuaikan dengan bahan. Penjualan gamis menjelang Lebaran tahun ini diakuinya tidak stabil, terkadang hingga puluhan terjual, terkadang hanya beberapa saja. Sementara Lebaran tahun lalu, penjualan terus meningkat sejak awal Ramadan.

Senada, Oka (41), pedagang lain mengatakan gamis A-line banyak dicari dengan pilihan warna hitam dan motif. Berbeda dengan Yemi, ia mengatakan omzetnya menjelang Lebaran tahun ini melonjak hingga hampir 100 persen dibanding tahun sebelumnya. Sedangkan dibandingkan hari biasa penjualan meningkat hingga 50 persen.

"Baru tahun ini ramai," kata dia.

Selain gamis A-line, kaftan Maroko juga menjadi primadona yang banyak dicari pengunjung. Iyus (45), pedagang khusus kaftan, mengatakan kaftan Maroko dengan payet di sekitar leher dan motif penuh sedang banyak dicari.

"Kalau Lebaran memang orang selalu cari kaftan ya selain gamis, tahun lalu itu kaftan Dubai yang banyak bordirnya," ujar dia.

Ia mengaku setiap hari selama Ramadan dapat menjual dua kali lipat dibanding hari biasa. Kaftan yang dijualnya berada di kisaran harga Rp500-850 ribu, tergantung pada pahan dan payet. Untuk bahan sutra dihargai Rp850 ribu, bahan semi sutra Rp 750 ribu, ceruti Rp 650 ribu dan bahan katun serta jersey Rp 500 ribu.[mr/rol]

Tags: 
Category: 
Loading...