24 April 2018

Busana Muslim Indonesia Siap Bersaing di Kancah Global

KONFRONTASI-Berbagai industri kreatif yang salah satunya adalah busana muslim dalam negeri siap bersaing di kancah global seiring dukungan pemerintah terhadap para pelaku industri kreatif.

Salah satunya adalah pelaku bisnis busana muslim Hijup.com yang bekerja sama dengan British Council dan mendapat dukungan penuh dari pemerintah yakni Badan Ekonomi Kreatif (Barekraf). Kerja sama itu akan mendorong industri busana muslim Indonesia di pasar internasional, salah satunya dalam gelaran London Fashion Week 2016.

CEO Hijup.com, Diajeng Lestari, mengatakan bahwa industri kreatif nasional harus bisa mendorong busana muslim menjadi go international. Pasalnya, industri tersebut saat ini memiliki pasar dan permintaan yang sangat besar di seluruh dunia.
"Dengan mengikuti gelaran akbar di London nanti, kami harap para desainer muda Tanah Air dapat melirik dan merangkul pasar internasional yang sangat banyak dan pontensial untuk digarap," jelas dia, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Sabtu (13/2/2016).

Selain itu, keikutsertaan pihaknya dalam ajang fesyen internasional tersebut merupakan salah satu langkah Hijup.com untuk memperkenalkan dan menunjukan karya-karya desainer muda muslim Indonesia kepada dunia. Diharapkan, dalam acara tersebut para desainer muda juga bisa mendapatkan kesempatan berbisnis dengan industri fesyen global.

"Ini merupakan kesempatan yang harus benar-benar bisa dimanfaatkan oleh desainer kita," sambungnya.

Sementara itu, Kepala Barekraf RI, Triawan Munaf menegaskan akan memberi dukungan penuh terhadap industri kreatif busana muslim tanah air untuk bisa berbicara banyak di pasar global. Selain tentunya memperkenalkan fashion muslim Indonesia ke luar negeri, ajang ini juga diharapkan dapat meningkatkan sektor perekonomian kreatif nasional.

"Kita tentunya sangat kaget karena Indonesia sudah bisa menjadi salah satu negara pusat busana muslim dunia. Dengan itu, tentunya semangat kewirausahaan para desainer muslim dalam negeri akan terus meningkat melalui in line digital ekonomi. Tentu ini sangat kita dukung," pungkasnya.[mr/mtv]

Category: 

SCROLL KE BAWAH UNTUK MEMBACA BERITA LAINNYA


loading...

Related Terms



Loading...