28 January 2020

Story of Woman: Mimpi Istri Walikota yang Belum Terwujud

Atalia Kamil, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bandung memperlihatkan salah satu menu BBSA di Gedung PKK, Jalan Sukabumi, Selasa (23/6/2014). 

KONFRONTASI  - SESUATU yang membuat Atalia bahagia, menjadi istri Wali Kota itu bukan fasilitas, jabatan, dan lain-lain. Tetapi, yang tak bisa dibayar dengan apa pun itu pengalaman dan sentuhan kepada masyarakat. Pada saat menjadi istri Wali Kota, kata Atalia, ia bisa bertemu dengan orang yang banyak sekali dari berbagai karatkter dan latar belakang.
"Semakin saya banyak melihat, semakin banyak saya ingin belajar. Dan semakin banyak saya ingin membantu," kata Atalia.
Ada satu impian yang belum tercapai hingga saat ini. Atalia ingin memiliki rumah pemberdayaan untuk kaum disabilitas. "Jadi, begini. Perekonomian itu kan harusnya bisa disentuh oleh semuanya. Teman-teman ini (kaum disabilitas) punya wadah. Jadi, keinginan saya ini sudah lama. Lebih dari dua tahun saya berpikir. Tampaknya belum berjodoh. Tapi, ini impian. Saya selalu ingat, setiap impian itu selalu tercapai. Ini mah tinggal usaha aja," ujar Atalia.
Latar belakang impiannya adalah kaum disabilitas memiliki potensi meskipun punya kekurangan. Mimpi Atalia adalah mengumpulkan masyarakat disabilitas di Kota Bandung meskipun pada gilirannya tidak terbatas pada kaum disabilitas. Bisa juga rumah permberdayaan itu bisa untuk penderita talasemia atau penyakit yang membuat mereka tak bisa bekerja di sektor formal.
"Saya ingin memberdayakan mereka. Itu mah impian betulan. Ingin sekali. Saya selama ini, rasanya sama Allah itu selalu dikasih. Dikasih. Nah, yang ini teh belum," katanya.(Juft/Trbn)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...