21 August 2019

Mengaku Pernah Diperkosa Harvey Weinstein, Rose McGowan Gegerkan Twitter

Konfrontasi - Kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh bos Miramax, Harvey Weinstein terus berkembang menjadi berbagai hal tak terduga. Ada begitu banyak bintang cantik Hollywood yang mengaku pernah menjadi korban pria yang punya power besar di dunia Hollywood itu.

Dari sekian banyak artis yang mengaku pernah dilecehkan, Rose McGowan adalah salah satunya. Aktris sekaligus sutradara dan produser ini baru saja mengaku jika ia pernah diperkosa oleh Harvey, seperti yang dilansir dari People.

Yup, fakta mengejutkan ini disampaikannya secara langsung melalui postingan di Twitter. Di sanalah Rose mencoba menuliskan seperti apa skandal seks Harvey yang benar-benar tersembunyi karena power yang ia miliki sebagai salah satu orang penting di industri film Hollywood.

"Aku sudah bilang pada pimpinan studiomu kalau HW (Harvey Weinstein) pernah memperkosaku. Aku sudah bilang berkali-kali. Dia bilang itu nggak ada buktinya. Aku bilang kalau aku adalah buktinya," tulis Rose dan mengirimkannya pada Jeff Bezos, eksekutif Amazon.

Ia pun melanjutkan, "Aku sudah menjual naskah yang ku tulis ke studiomu, dan masih butuh pengembangan. Saat aku tahu Weinstein yang memberi jaminan aku langsung memohon agar kepala studiomu melakukan hal yang benar. Aku malah diabaikan dan perjanjiannya sudah disetujui. Amazon memenangkan piala Oscar dengan cara yang kotor. Saat itu aku langsung menghubungi pengacaraku dan ingin naskahku dikembalikan tapi Amazon malah bilang kalau acaraku sudah berakhir. Aku sudah bilang berhentilah menerima dana dari pemerkosa, pedofil, dan pelaku pelecehan seksual. Aku cinta pada Amazon, tapi Hollywood benar-benar penuh dengan kebusukan."

Di akhir tweet-nya, Rose mencoba menegaskan jika sekarang sudah waktunya Hollywood berubah. Semua korban harus berani buka suara dan melakukan perlawanan demi mewujudkan keadilan untuk kaum hawa. (kpnlg/mg)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...