24 August 2019

Kondisi Semakin Menurun, Kuasa Vanessa Angel Ajukan Upaya Pembantaran ke Rumah Sakit

Konfrontasi - Kondisi kesehatan artis Vanessa Angel yang menurun selama menjalani penahanan di Polda Jatim, membuat pengacaranya khawatir. Oleh sebab itu, mereka pun mengajukan upaya pengalihan penahanan atau pembantaran artis Vanessa Angel ke rumah sakit.

Kuasa hukum Vanessa Angel, Rahmat Santoso menyatakan secara psikis kliennya diketahui tengah mengalami stres. Secara fisik, ia menderita infeksi lambung.

Kondisi itu, membuat kesehatan Vanessa kian hari kian menurun. Bahkan, akibat infeksi lambung yang diderita, lambung Vanessa pun menjadi luka.

"Seminggu yang lalu, sempat diperiksa oleh dokter. Katanya ada luka di lambungnya. Kalau di dalam tubuh itu ada luka, tentu efeknya ya demam, dia sempat demam itu," ungkapnya, Jumat (29/3/2019).

Untuk itu, pihak tim kuasa hukum pun mengajukan upaya pembantaran kembali Vanessa Angel. Sebelum ditahan di Polda Jatim Vanessa diketahui sempat masuk Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim.

Ia sempat menjalani perwatan beberapa hari, hingga akhirnya dinyatakan sembuh dan kemudian langsung ditahan oleh polisi. "Selain rawat jalan, upaya yang bisa kita lakukan ya mengajukan pembantaran (ke rumah sakit). Kita berharap itu bisa dikabulkan nanti," tambahnya.

Soal proses lamanya penahanan Vanessa, Rahmat menyatakan tak ingin berlarut-larut. "Karena ini sebenarnya adalah perkara mudah, tidak rumit. Jadi kita berharap bisa cepat lah nanti," ungkapnya.

Terkait dengan persoalan itu pula, pihaknya kini tengah memikirkan untuk melakukan upaya praperadilan. Namun, upaya praperadilan tersebut, baru akan dikaji sembari melihat situasi yang ada.

"Nanti kita kaji ke upaya praperadilan juga. Karena sejak awal proses Vanessa ini kan terlalu lama," tukasnya.

Sebelumnya, saat menjalani proses tahap 2 di Kejari Surabaya, Vanessa ternyata tak sepenuhnya sehat. Ia diketahui tengah mengalami stress berat dan infeksi lambung yang dideritanya juga kumat.

Dalam kasus ini Vanessa Angel jadi tersangka setelah diamankan Subdirektorat Siber Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Jawa Timur di sebuah kamar hotel di Surabaya pada 5 Januari 2019 lalu. Di kamar hotel itu, ia kedapatan tengah melayani seorang pria bernama Rian Subroto.

Vanessa sendiri bukan dijerat tersangka akibat prostitusi. Namun, ia dijerat oleh polisi karena diduga aktif mengirimkan konten asusila kepada sang mucikari.

Vanessa dijerat dengan Pasal 45 ayat (1) Jo Pasal 27 ayat 1 UU Nomor 19 tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi elektronik. (mrdk/mg)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...