25 April 2018

Apa Rahasia The Revenant Menang Piala Oscar?

KONFRONTASI - The Revenant, film yang dibintangi Leonardo DiCaprio dan disutradarai Alejandro Innaritu, bakal mendapat predikat sebagai film terbaik dalam ajang Piala Oscar, Minggu (28/02) nanti.

Hal itu merupakan kesimpulan dua perusahaan teknologi,Cognizant dan Clarabridge, setelah mereka melakukan analisa terhadap 150 variabel data yang mencakup genre film, perolehan pendapatan dari penjualan tiket, para pemenang Piala Oscar 15 tahun terakhir, hingga ulasan para penonton di dunia maya (pada laman IMDB dan Rotten Tomatoes) setelah menyaksikan film-film.

Data-data tersebut kemudian diolah menggunakan algoritme untuk mengetahui varibael mana yang paling penting dalam menentukan pemenang setiap kategori dalam Piala Oscar.

Sekadar memberi gambaran mengenai banyaknya data yang diolah, kedua perusahaan teknologi itu mencermati 150.000 ulasan film dan lebih dari 38 juta peringkat bintang di situs IMDB saja.

Dari olahan data itu, Nirav Patel selaku kepala pasar global, media, dan hiburan di Cognizant mengaku menemukan hal-hal yang menarik.

“Kami menemukan bahwa sentimen negatif yang intens, seperti kemarahan, memainkan peranan besar yang menentukan apakah sebuah film bisa memenangi Piala Oscar. Jika khalayak merasakan emosi kuat terkait dengan perjuangan sang tokoh dalam film, mereka akan merasa bahwa diri mereka yang berada dalam film,” kata Patel.Hal ini dirasa pas untuk menggambarkan perjuangan tokoh yang diperankan DiCaprio dalam film The Revenant. Bahkan, beberapa adegannya membuat penonton merasa mulas karena sedemikian mengerikan. Akan tetapi, menurut analisa data, justru itulah yang membuat The Revenant punya peluang besar memenangi Piala Oscar.

Seberapa besar peluangnya?

Cognizant mengaku 64% yakin The Revenant akan menang.

Cara perusahaan teknologi tersebut dalam menyimpulkan prediksi amat berbeda dengan rumah taruhan. Apabila Cognizant dan Clarabridge hanya mengolah data tanpa menyaksikan film, juru bicara rumah taruhan William Hill, Joe Crilly, mengatakan pihaknya sengaja menunjuk orang-orang tertentu untuk menyaksikan film, mengikuti ulasan, dan laporan media.

“Jika Anda memperhatikan pemenang Piala Oscar selama 10 hingga 15 tahun terakhir, Anda akan melihat kemunculan tren. Film tentang biografi seseorang dan kisah nyata punya peluang besar. Dan kami jelas memperhatikan emosi yang kuat, apakah itu positif atau negatif,” kata Crilly.Soal uang

Lalu, apa pentingnya prediksi pemenang Piala Oscar?

Jawabannya adalah uang. Studio-studio film menggelontorkan banyak uang untuk promosi menjelang Piala Oscar untuk mempengaruhi 6.000-an juri anggota Academy of Motion Picture Arts and Sciences.

Angkanya sulit dipastikan, namun beberapa studio rata-rata menghabiskan sekitar US$10 juta untuk satu film. Adapun dalam satu tahun, jumlahnya berkisar antara US$100 juta hingga US$500 juta.ah, jika sebuah studio punya dua film yang diperkirakan punya peluang menyabet gelar film terbaik Piala Oscar, namun analisa data menunjukkan bahwa hanya satu film yang lebih punya kans, studio tersebut bisa menyimpan jutaan dollar dengan lebih mempromosikan satu film.

Cognizant memperkirakan biaya promosi sebelum sebuah film dipastikan menjadi pemenang Piala Oscar, menghabiskan US$10 juta. Namun, setelah film itu diumumkan sebagai pemenang, pihak studio akan mendapat US$16 juta dan keuntungan non-uang sebesar US$7 juta dari segi ketenaran merk.

Semuanya itu terlihat menggiurkan, jika analisa data yang diberikan memang akurat.

“Namun, akan selalu ada ketidakpastian,” kata Patel.(Juft/Aktual)

Category: 

SCROLL KE BAWAH UNTUK MEMBACA BERITA LAINNYA


loading...

Related Terms



Loading...