25 November 2017

Usaha Mandiri Itu Lebih Merdeka Dibanding Bekerja Pada Orang Lain

KONFRONTASI-Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, kini mengembangkan komunitas bisnis khusus mahasiswa sebagai bentuk praktik bisnis terapan bagi mahasiswa jurusan Ekonomi Islam di Perguruan Tinggi Islam itu.

"Awalnya, kelompok ini murni keinginan mahasiswa yang memiliki semangat untuk bergerak di bidang usaha mandiri, khususnya mahasiswa jurusan Ekonomi Islam," kata dosen pembina komunitas bisnis mahasiswa itu, Matnin M.Ei, kepada Antara di Pamekasan, Minggu malam.

Ia menuturkan keinginan mahasiswa membentuk komunitas bisnis terdorong atas materi kuliah di kampus, akan pentingnya usaha mandiri, guna mengurangi pengangguran.

"Dalam berbagai kesempatan saya memang sering menyampaikan kepada mahasiswa, bahwa usaha mandiri itu lebih merdeka dibanding harus bekerja kepada orang lain," kata Matnin.

Selain bebas menentukan waktu bekerja, dengan usaha mandiri, seseorang bisa mengarahkan kebijakan usaha yang mereka lakukan, sehingga ia kuasa atas pekerjaannya sendiri.

Apalagi, sambung dosen jurusan Syariah pada program studi Perbankan Syariah ini, Islam sebenarnya lebih memfokuskan pada usaha kehidupan di muka bumi ini pada bidang bisnis.

Hal itu telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW, sebelum ia diangkat menjadi Rasul Allah dan menyebarkan syariat Islam.

Awalnya, modal usaha yang terkumpul dari sumbangan mahasiswa yang tergabung dalam komunitas bisnis mahasiswa STAIN pada prodi ekonomi Islam itu hanya Rp350 ribu.

Namun, dalam setahun, modal usaha mereka itu sudah menjadi Rp30 juta, dan jenis usaha mereka adalah simpan pinjam dengan badan hukum koperasi.

"Sasaran atau konsumen kelompok bisnis mahasiswa yang kami bina ini adalah kelompok usaha kecil, seperti pedagang ikan, dan pedagang asongan," katanya.

Hanya saja, sambung dia, pembinaan oleh para dosen memang harus berkesinambungan, yakni dengan menyediakan waktu khusus bagi komunitas itu.

"Karena bisnis itu, memang bukan hanya teori saja, akan tetapi juga praktik, dan disinilah pentingnya arahan secara langsung di lapangan," katanya.[mr/tar]

Category: 

SCROLL KE BAWAH UNTUK MEMBACA BERITA LAINNYA


loading...

Related Terms



loading...

Baca juga


Loading...