24 November 2017

Pensiun dari Kemiliteran, Mantan Anggota Marinir Ini Sukses Berbisnis Kuliner

KONFRONTASI-Berbisnis perlu keberanian dan harus tahan uji. Karena bisnis itu keras, maka usaha untuk berhasil harus berlangsung keras pula.

Itulah salah satu kiat berbisnis yang dilakoni oleh pensiunan Marinir TNI AL, Sertu Mar (Purn) Rachmat Subekti. Ia akrab disapa Bang Bekti sejak mengikuti Dikcatam (Pendidikan Calon Tamtama ) Angkatan 59 tahun 1984. Naluri bisnisnya sudah tajam sejak masih aktif sebagai Marinir. Gemblengan yang keras di dunia Marinir menambah matang jiwa wirausahanya.

Setelah pensiun, pria kelahiran Yogjakarta 50 tahun lalu ini membuka sebuah restoran steak yang cukup berkelas bersama istrinya, Sri Haryati. Memperkerjakan sedikitnya 18 orang, Bang Bekti menyajikan aneka steak ala New Zeland, Australia dan Amerika.

Dua bangunan Ruko di Jalan Lotus Timur Unit Blok RSOD 18 Grand Galxay, Bekasi Timur, disatukan dan disulap menjadi tempat makan dan nongkrong yang artistik.

"Memang semua ini saya bangun dengan usaha dan doa yang keras. Saya berusaha mendesain sendiri dengan memanfaatkan media sosial. Semua murni ide saya," tutur Alumni Dikcabareg (Pendidikan Calon Bintara Reguler ) tahun 2012 ini, dikutip dari Dinas Penerangan Korps Marinir.

Bekti mengaku berpengalaman membuat steak di Selandia Baru. Tapi bukan cuma pengalaman yang jadi bekal. Dia menekankan bahwa sifat ulet, penyabar serta dekat dengan Sang Maha Pencipta harus dimiliki wirausahawan agar berhasil .

"Manusia sering lupa jika diberi lebih, akhirnya salah jalan, Tuhan mencabut nikmat itu. Setelah itu kita baru sadar. Saya beberapa kali mengalami ini. Bisnis saya hancur, anak yang saya cintai lebih dahulu meninggalkan saya," tutur pria yang pernah berdinas di Timor Timur dan Ambon ini.

Berbicara mengenai pengalamannya selama menjadi Marinir, ia akui begitu berat terutama saat menjalani pendidikan Marinir. Tetapi, ia akui lebih berat menjaga diri selama berdinas sebagai Marinir.

"Alhamdulillah saya lulus menjalani tugas sebagai Marinir hingga pensiun dengan hormat setelah mengabdi selama 31 tahun dengan berbagai macam dinamika," pungkas Bang Bekti.[mr/rmol]

Tags: 
Category: 

SCROLL KE BAWAH UNTUK MEMBACA BERITA LAINNYA


loading...

Related Terms



loading...

Baca juga


Loading...