29 April 2017

Jepret Untung Dari Jasa Photo Booth Pernikahan

Konfrontasi - Momen pernikahan menjadi salah satu peristiwa penting dalam hidup seseorang. Agar makin semarak, banyak pasangan pengantin menyewa jasa photobooth untuk para tamu sebagai fasilitas tambahan di resepsi mereka. Para penyedia jasa ini mengaku mengalami peningkatan pesanan. Omzet mereka bisa mencapai puluhan juta rupiah saban bulan.  

Setelah Lebaran Haji atau Idul Adha biasanya banyak orang menggelar resepsi pernikahan. Sebab, khususnya masyarakat muslim, mengganggap selepas bulan Haji adalah waktu yang baik untuk melangsungkan pernikahan. Itulah sebabnya di akhir tahun seperti sekarang kerap disebut musim nikah.

Tentu saja pebisnis yang berkaitan dengan pernikahan, sebut saja seperti jasa photobooth ketiban berkah. Jasa ini ramai digunakan pada acara resepsi pernikahan sebagai tambahan fasilitas bagi para tamu undangan untuk berfoto. Selain berfoto bersama mempelai di pelaminan, para tamu bisa eksis berfoto sendiri di photo booth ini.

Salah satu jasa photobooth iditawarkan oleh Smiley Photo Studio. Lewat situs photoboothbandung.net,  usaha yang sudah berjalan sejak tahun 2013 juga menawarkan berbagai jasa foto lainnya seperti foto dokumentasi pernikahan. Yuda Wahyu, Project Manager Smiley Photo Studio mengatakan, saat ini sedang kebanjiran pesanan jasa photobooth karena banyak acara pernikahan.

Saat ini konsumennya masih di sekitar Jakarta dan Bandung. Smiley pernah melayani jasa photobooth untuk acara instansi pemerintahan, ulang tahun klub sepakbola Persib, serta acara ulang tahun Al Ghazali, anak Ahmad Dhani.

Ada tiga paket jasa yang disediakan, yaitu paket dua jam, paket tiga jam hingga paket empat jam. Pelanggan akan mendapatkan jasa fotografer, pencahayaan studio, optional background, operator mesin cetak, dua orang kru acara, mesin cetak mini lab ukuran 4R, watermark custom design, properti foto, DVD, dan jasa antar ke lokasi.

Untuk paket dua jam harganya senilai Rp 3 juta, sementara paket tiga jam dibanderol Rp 3,5 juta dan paket empat jam seharga Rp 4 juta. Setiap penambahan satu jam dikenakan biaya tambahan Rp 500.000.

Peningkatan permintaan di musim nikah seperti sekarang bisa mencapai 30% dengan omzet mencapai Rp 70 juta per bulan. Yuda bilang, dalam satu bulan mereka bisa melayani jasa photobooth sekitar 7 hingga 15 tempat. "Laba bersih sekitar 40% hingga 50%," katanya.  

Loop Photobooth, penyedia jasa photobooth lainnya juga merasakan peningkatan  pesanan. Usaha yang berdiri sejak Oktober 2012 ini menyediakan beberapa paket yang dapat dipilih. Diantaranya paket happy untuk 70 lembar foto dibanderol Rp 1,5 juta dan untuk 100 lembar foto senilai Rp 2 juta. Ada pula paket fun dihitung per jam seharga Rp 2,7 juta hingga Rp 3,5 juta.

Lieni, staf pemasaran Loop Photobooth mengatakan, konsumen mendapat fasilitas durasi foto dua atau tiga jam, pencahayaan studio, frame, aksesori pendukung, CD hasil foto hingga unduh ke media sosial dan gratis backdrop kanvas standar.

Berpromosi lewat situs loopphoto.com, rata-rata omzet yang didapat Rp 25 juta−Rp 60 juta per bulan. (kntn/mg)

Category: 

loading...


News Feed

Berita Lainnya

loading...