17 November 2019

ISI Surakarta Bantu Perajin Kembangkan Batik Berbasis Komputer

KONFRONTASI-Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta membantu perajin batik Kampung Kauman Solo mengembangkan desain batik berbasis komputer.

"Melalui pelatihan ini diharapkan para pelaku industri kerajinan batik khususnya Klaster Kauman dapat mengembangkan desain produk batiknya," kata Ketua Program Studi Batik ISI Surakarta Aan Sudarwanto di sela pelatihan di Solo, Jawa Tengah, Sabtu.

Ia mengatakan pembuatan motif tersebut dengan mengubah sumber ide tiga dimensional menjadi dua dimensional melalui proses deformasi, selanjutnya distilasi agar muncul motif baru yang indah.

"Setelah itu dikomposisi dengan motif selingan dan motif isen-isen yang dipadu menjadi pola untuk kemudian diterapkan pada kain," katanya.

Pada tahap awal, pelatihan dimulai dengan merancang desain yang ada di pasaran. Selanjutnya, desain dituangkan ke dalam sketsa dan dibuat secara manual.

"Setelah itu digambar menggunakan komputer dengan memanfaatkan beberapa program komputer seperti corel draw, photoshop, dan wacom," katanya.

Ia mengatakan pada pelatihan tersebut ISI Surakarta sekaligus memberikan pembekalan mengenai manajemen dan pengembangan usaha. Dengan demikian, diharapkan para pelaku usaha batik bisa mengembangkan usahanya baik dari sisi produksi maupun manajemen.

Ia mengatakan kegiatan yang merupakan kerja sama antara Program Studi Batik Jurusan Kriya FSRD ISI Surakarta dengan Dinas Koperasi dan UKM Kota Surakarta tersebut diikuti oleh 20 pembatik Klaster Kauman.

Salah satu peserta Faturohman mengatakan salah satu kendala yang dihadapi perajin batik yaitu belum mampu mengembangkan desain batik yang ada. Ia mengatakan selama ini kebanyakan perajin hanya menerapkan motif batik yang sudah ada di pasaran.

"Jadi saya merasa pelatihan ini sangat penting untuk mengembangkan usaha kami," katanya.[mr/tar]

Tags: 
Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...