24 August 2019

Icip-Icip Dinginnya Bisnis Es Krim Nitrogen

Konfrontasi - Maraknya tren bisnis es krim cair nitrogen akhir-akhir ini membuat sejumlah pengusaha tertarik untuk mencecap segarnya bisnis ini. Salah satu merek anyar yang ikut meramaikan bisnis es krim nitrogen ini adalah Freeze Indonesia.

Freeze Indonesia merupakan salah satu merek es krim cait nitrogen asli Indonesia ini berdiri pada November 2013 lalu. Karena peminat es krim nitrogen ini semakin meningkat maka, mulai awal Januari 2015, Freeze menawarkan kemitraan usaha.

Enobe Sutedja, Direktur Freeze Indonesia yang tergabung di bawah bendera PT Cahaya Maju, menyampaikan, gerai pertama Freeze ada di Mal Taman Anggrek, Jakarta. Saat sudah ada dua gerai lainnya yang terletak di Mal Gandaria City dan Pondok Indah Mall, Jakarta. Lantaran masih baru, Freeze belum memiliki mitra usaha.

Jika tertarik bergabung, Anda harus menyiapkan dana sekitar Rp 500 juta. Nilai tersebut sudah termasuk biaya lisensi sebesar Rp 100 juta, biaya bahan baku awal, dekorasi, alat-alat usaha termasuk nitrogen cair, pelatihan pembuatan es krim, dan promosi.

Kemitraan ini berlangsung selama lima tahun. Jika masa kontrak sudah habis, mitra wajib membayar Rp 100 juta untuk perpanjangan kerjasama. Nilai perpanjangan kontrak akan fleksibel mengikuti perkembangan penjualan mitra dan inflasi.

Pusat akan mengutip biaya royalti sebesar 5% dari laba kotor tiap bulan. Selain itu, bahan baku utama seperti bubuk es krim, susu, dan kemasan juga harus dipasok dari pusat.

Harga jual berkisar Rp 25.000 hingga Rp 35.000 per cup. Ada 28 varian rasa yang tersedia seperti butterscotch, Irish ice cream, Thai tea, green tea, sexy Bangkok dan Jamaican sunrise. "Rasa yang favorit selama ini adalah green tea dan black&white yang berupa es krim vanila dengan campuran biskuit oreo," ujarnya.

Lokasi di mal

Enobe bilang, rata-rata omzet per gerai bisa mencapai Rp 100 juta per bulan. Setelah dikurangi biaya operasional, Enobe menghitung mitra bisa balik modal sekitar setahun sampai maksimal dua tahun.

Untuk lokasi usaha, Enobe menyarankan untuk membuka di mal dengan minimal luas space sekitar 12 meter persegi (m²). Dia bilang, kelebihan es krim Freeze adalah penyajiannya yang rasanya masih tawar dan semua dibuat manual. Dengan begitu, konsumen bisa menyesuaikan tingkat kemanisan es sesuai selera tanpa gula sama sekali, sedikit gula, atau normal. Targetnya, sepanjang tahun ini Freeze bisa mendapatkan sekitar empat mitra usaha.

Menurut Utomo Njoto, Konsultan Waralaba dari FT Consulting, biasanya menu yang sedang tren siklusnya tidak panjang. Agar aman, mitra harus mencari cara supaya balik modal dalam waktu cepat. Selain itu, harus ada resep rahasia juga yang membedakan Freeze dengan merek lainnya. Selain memberi pelatihan kepada karyawan, pusat juga selayaknya melatih mitra untuk mengelola bisnis. (mg/kntn)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...