19 March 2019

Wapres JK: Tax Amnesty Bukan untuk Koruptor

Konfrontasi - Sasaran tax amnesty atau pengampunan pajak ditujukan bukan untuk membidik para koruptor yang mencuri uang negara, tapi para pengusaha yang menyimpan uangnya di luar negeri.

"Mereka menyimpan uangnya di luar negeri, karena kita menganut devisa bebas. Nah, sekarang mereka boleh memasukkan uang ke dalam negeri," ujar Wakil Presiden Jusuf Kalla di kantor Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Jumat (9/10/2015).

Selama ini para pengusaha menyimpan uang di negara-negara yang menawarkan pajak lebih murah. Lewat pengampunan pajak itu, para pengusaha mendapat keringanan dan mereka diharapkan mau memarkir uangnya di negeri sendiri.

Sudah dua kali pemerintah mengambil kebijakan pengampunan pajak pada 1964 dan 1984. Kebijakan ini ampuh, karena negara mendapat pemasukan melalui pajak perusahaan-perusahaan itu.

"Tapi memang ada jeleknya juga, orang yang rajin membayar pajak nanti (merasa) tidak adil," terang JK.

Ia memastikan kebijakan tersebut tidak berlaku bagi perusahaan-perusahaan pengemplang pajak atau terindikasi melakukan pidana korupsi. "Koruptor pastilah tidak diampuni," beber dia. (trbn/mg)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...