26 April 2019

Tunggakan Listrik di Riau dan Kepri Capai Rp30 Miliar

KONFRONTASI-PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Wilayah Riau dan Kepulauan Riau (Kepri) menyatakan tunggakan pembayaran rekening yang dilakukan konsumen hingga akhir tahun 2014 telah tembus Rp30 miliar lebih.

"Hingga akhir tahun ini, tunggakan pelanggan PLN Wilayah Riau dan Kepri capai Rp30 miliar. Namun kami terus berupaya untuk menekan jumlah piutang tersebut," kata General Manager PLN Wilayah Riau dan Kepri, Doddy Benjamin Pangaribuan di Pekanbaru, Riau, Rabu.

Tunggakan sebesar itu, lanjut dia, berasal dari tangihan pelanggan PLN yang berstatus pemerintah daerah, baik provinsi dan kabupaten/kota di Riau, sedangkan selebihnya dari perusahaan dan pelanggan umum atau warga.

Pihaknya akan terus mencoba melakukan penagihan terutama kepada pemerintah daerah untuk menekan tingginya angka tunggakan pelanggan dan menggalakkan budaya hemat energi di kantor-kantor berbagai instansi dan perusahaan.

"Kita pada awal tahun 2015, PLN Wilayah Riau dan Kepri ingin menekan angka tunggakan hingga Rp10 miliar. Jadi, nantinya tidak terlalu besar," ucap Pangaribuan.

Manager PLN Area Pekanbaru, Agustian sebelumnya mengatakan, tunggakan tagihan listrik beberapa pemerintah daerah di Riau kepada pihaknya tahun ini telah mencapai Rp17 miliar.

Pemerintah daerah yang menunggak tersebut seperti Pemerintah Provinsi Riau, Pemerintah Kota Pekanbaru, Pemerintah Kabupaten Kampar, Pemerintah Kabupaten Siak dan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu.

"Mungkin mereka (pemerintah daerah) punya kendala dalam pembayaran. Sebab, harus dianggarkan dulu dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) atau APBD perubahan. Namun jumlah itu tetap akan dilunasi," katanya menjelaskan.

Dia mengatakan, berkaitan tagihan rekening listrik, pihaknya sejak dua bulan sebelum pembayaran telah memberikan kuitansi kepada pemerintah daerah untuk menyampaikan besaran tagihan.

Tetapi, menurutnya, karena masih terkendala, maka sampai hari ini belum dilunasi. "Kami berharap pemerintah daerah segera melunasi tagihan rekening listrik, sebelum memasuki tahun 2015," ujar Agustian.[mr/sr]

Tags: 
Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...