11 December 2018

Stok Berkurang, Harga Beras di Kota Kediri Melonjak

Konfrontasi - Akibat stok berkurang, harga beras di Kota kediri sepekan terakhir alami kenaikan. Di Pasar Pahing Kota Kediri, kenaikan harga beras berkisar antara Rp 300 hingga 500 per kilogramnya.

Kenaikan harga beras ini terjadi pada seluruh jenis beras berdasarkan kualitasnya. Beras jenis bramo yang sedianya dijual di harga Rp 9.500, kini di harga Rp 10.000 untuk jenis 64, saat ini diharga Rp 9.500 dari sebelumnya Rp 9.000. Sementara jenis lahab dan koi kemasan 5 kilogram kini dijual dengan harga Rp 51.000, naik Rp 500.

"Kenaikan harga beras ini sudah berlangsung selama seminggu terakhir, kare a stoknya berkurang," kata Mukaromah, salah satu pedagang, Sabtu (17/11/2018).

Deny Kurniawan, Wakil Kepala Bulog Sub Divre 5 Kediri mengatakan, kenaikan tersebut merupakan hukum ekonomi, yang artinya wajar di mana saat ini ketersediaan beras mengalami penurunan, akibat belum memasuki masa panen.

"Kami memastikan ketersediaan beras masih aman sampai Februari 2019 atau hingga musim panen mendatang," tegas Deny Kurniawan.

Saat ini, ketersediaan beras di Bulog Kediri mencapai 10.700 ton untuk cakupan wilayah Kediri dan Kabupaten Nganjuk. Bulog juga tengah menggelar operasi pasar untuk mengendalikan harga bahan pokok agar tetap stabil.

Selain beras, kenaikan harga juga terjadi pada komoditas telur ayam. Harga telur ayam sebelumnya pada tiga hari lalu sebesar Rp 18.000, kini sudah mencapai Rp 21.000 per kilogramnya. (ini/mg)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...