18 September 2019

Rupiah Sore Naik Tipis ke Rp13.073/USD

KONFRONTASI-Pada perdagangan hari ini, Kamis 14/7), nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) hanya mampu naik tipis. Kondisi penguatan rupiah sore ini terjadi di tengah melemahnya yen terhadap beberapa mata uang dunia lainnya.

Posisi rupiah menurut data Bloomberg sore ini berada pada level Rp13.073/USD atau menguat jika dibanding penutupan sebelumnya di posisi Rp13.086/USD. Pergerakan mata uang Garuda hari ini berada pada kisaran harian Rp13.062-Rp13.099/USD.

Menurut data dari Limas, rupiah berakhir ada di posisi Rp13.095/USD atau lebih baik dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.105/USD.

Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah berada pada level Rp13.088/USD. Posisi ini tercatat menguat dari posisi sebelumnya di level Rp13.095/USD.

Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah hari ini berakhir di level Rp13.085/USD dengan kisaran harian Rp13.036-Rp13.090/USD. Posisi penutupan hari ini mendatar dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.084/USD.

Seperti dilansir Reuters, Kamis (14/7/2016) yen merosot terhadap seluruh mata uang. Hal ini tak terlepas dari laporan media yang memicu spekulasi Bank of Japan bisa mengambil langkah-langkah untuk mendanai belanja pemerintah secara langsung.

Poundsterling akhirnya mengalami kenaikan yang solid terhadap yen, USD dan euro menjelang pertemuan Bank of England secara luas yang diharapkan dapat menurunkan suku bunga untuk mengimbangi pukulan ekonomi setelah Inggris keluar dari Uni Eropa.

USD Selandia Baru juga jatuh setelah gubernur bank sentral setempat mengatakan akan mengeluarkan update ekonomi sebelum pertemuan kebijakan bulan depan, sebuah langkah yang tidak biasa dibaca oleh sebagian orang sebagai lambang Reserve Bank sedang mempersiapkan untuk menurunkan suku bunga.

USD terhadap yen naik 1% menjadi 105,54 atau mencapai tingkat tertinggi sejak akhir Juni. Jika pemerintah menerbitkan obligasi langsung ke BOJ, bisa berjumlah Bank mendanai belanja pemerintah secara langsung dengan mencetak yen baru, untuk pertama kalinya "helikopter uang" langsung di bisnis dan konsumen.

Poundsterling terhadap USD naik sekitar setengah persen menjadi 1,3212, meskipun masih jauh dari level tertinggi dalam sepekan ini.[mr/snd]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...