26 May 2019

Rizal Ramli: 38% Anak Indonesia Kuntet / Cebol Tidak Sejahtera, Ancaman Bencana Demografi

KONFRONTASI- Tokoh nasional Rizal Ramli [RR] menyampaikan dirinya sangat prihatin karena 38% anak Indonesia tumbuh kuntet [cebol] akibat tidak sejahtera dan kurang gizi. RR mengingatkan pemerintah bahwa, pembangunan bukan semata infrastruktur, sebab membangun sumber daya manusia jauh lebih penting dan krusial sebab 38% anak Indonesai tumubuh kuntet, cebol akibat kurang gizi . Selain itu, pemerintah juga gagal melaksakan program ketahanan pangan.

‘’Terkait soal kurang gizi pada 38% anak Indonesia kini, itu bukti bahwa angka kurang gizi sangat  memprihatinkan. Jika tidak ditangani dengan serius, ke depan generasi Indonesia akan banyak yang ‘kuntetan’! Generasi seperti ini pada akhirnya akan menjadi objek dan kalah bersaing di pasar global,’’ kata RR.

Karenanya, lanjut mantan Menko Ekuin itu, pemerintah perlu lebih serius dalam menangani persoalan pangan rakyat. “Ketahanan pangan adalah bagian dari kesejahteraan rakyat secara luas. Dalam dalam hal yang satu ini, maaf saya harus mengatakan pemerintah gagal!” tegasnya.

Selain itu, mantan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman mengatakan, pemerintah harus berhati hati dengan fenomena melimpahnya tenaga kerja muda terkait dengan adanya bonus demografi. Sebab, bagaimanapun juga pemerintah harus fokus mensejahterakan seluruh elemen bangsa.

”Pemerintah ini sudah bekerja, tapi mohon maaf. Tidak cukup sekadar kerja, kerja, kerja. Kerja untuk siapa? Jangan katakan angkatan muda ini semata sebagai bonus demografi. Bila tidak tepat dan jelas sasaran kerjanya, maka sangat mungkin menjadi bencana demografi, akibat kurang gizi, ekonomi yang memburuk dan penguasaan asing atas sumber daya alam kita serta kegagalan pemerintah menjaga amanah,’’ katanya dalam Kongres Umat Islam Sumut di Medan Sabtu lalu [30/3/18].(SB/01)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...