11 December 2018

Realisasi Investasi Sepanjang 2016 Capai Rp612,8 Triliun

KONFRONTASI -   Indonesia selalu menarik bagi investor, baik asing maupun dalam negeri. Sebagai bukti, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyajikan data realisasi investasi di Indonesia sepanjang triwulan IV (Oktober-Desember 2016) mencapai Rp159,4 triliun alias meningkat 9,6% dibandingkan periode yang sama tahun 2015.

Bila dirinci, realisasi PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri) mencapai Rp58,1 triliun alias bertambah 25,8% dibandingkan pencapaian periode yang sama tahun lalu. Sedangkan PMA (Penanaman Modal Asing) tumbuh 2,1% menjadi Rp101,3 triliun.

“Dengan tambahan capaian triwulan IV tersebut, realisasi investasi Januari-Desember 2016 mencapai Rp612,8 triliun, meningkat 12,4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, sebesar Rp545,4 triliun,” terang Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong dalam siaran pers, Kamis (26/1/2017).

Mantan Menteri Perdagangan ini menjelaskan, realisasi investasi PMDN sepanjang Januari-Desember meningkat 20,5% menjadi Rp216,2 triliun dan realisasi investasi PMA naik 8,4% menjadi Rp396,6 triliun. “Capaian realisasi investasi PMDN dan PMA tahun 2016 sebesar Rp612,8 triliun lebih tinggi 3% dari target yang ditetapkan, yaitu sebesar Rp594,8 triliun,” ujar Lembong.

Tom--panggilan akrabnya--menilai realisasi investasi 2016 yang lebih tinggi 3% dari target sebagai bukti bahwa ekonomi Indonesia baik dan positif. Kinerja investasi yang menggeliat di tengah-tengah perlambatan pertumbuhan ekonomi global dan regional, memberikan dampak berganda, antara lain peningkatan penyerapan lapangan kerja.

“Makna strategis dari capaian positif realisasi investasi ini juga memperlihatkan kepercayaan investor terhadap kondisi fundamental ekonomi Indonesia, serta prospek pertumbuhan ekonomi ke depan dapat terjaga dengan baik,” tegas Lembong.

Data BKPM ini menyebutkan, bahwa realisasi investasi sebesar Rp159,4 triliun pada triwulan IV 2016 telah menyerap 434.466 tenaga kerja. Rinciannya, investasi PMDN menyerap 124.843 orang dan PMA sebanyak 309.623 orang.

Mengenai penyebaran investasi, sepanjang periode Januari-Desember 2016, tercatat realisasi investasi di luar Jawa sebesar Rp284,1 triliun (46,4% dari total realisasi investasi), meningkat sebesar 14,2% dari periode yang sama tahun lalu, yang diharapkan lebih dapat menciptakan pemerataan pembangunan ke berbagai daerah khususnya di luar Jawa.

Realisasi PMDN dan PMA Januari-Desember 2016 berdasarkan lokasi proyek lima besar adalah Jawa Barat (Rp105,3 triliun); Jawa Timur (Rp72,9 triliun); DKI Jakarta (Rp58,8 triliun); Banten (Rp52,3 triliun); dan Sumatra Selatan (Rp46,8 triliun).

Menurut Tom, untuk mendukung peningkatan investasi di luar Pulau Jawa, diperlukan kerja sama dari semua pemangku kepentingan, termasuk instansi pemerintah pusat dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi di Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia untuk lebih memberikan kemudahan bagi para investor.(Sindo)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...