21 November 2017

Prosesi Akuisisi Bank Muamalat Tinggal Selangkah Lagi

KONFRONTASI -  Tak lama lagi, niat PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) untuk menggaet PT Bank Muamalat Indonesia Tbk akan rampung.

Setelah mengumumkan akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 22 November mendatang, Head of Strategic and Corporate Planning Minna Padi, Harry Danardojo menyebut pihaknya kini tengah menantikan penandatanganan persetujuan dengan pihak Bank Muamalat.

Lebih lanjut, Harry menyebut saat ini pihaknya sudah menerima kesepakatan terkait besaran valuasi Bank Muamalat. Hanya saja, pihaknya mengatakan belum dapat menceritakan secara detail terkait hal tersebut.

"Memang sudah ada kesepakatan, hanya saya belum bisa menyampaikannya. Saya perlu menunggu sampai CSPA (Condition Sales Purchase Agreement) ditandatangani," ujarnya kepada Kontan.co.id, Minggu (12/11).

Pun, rencana penandatanganan Conditional Shares and Purchase Agreements (CSPA) ini menurut Harry akan dilaksanakan pekan depan. Setelah hal ini rampung, nantinya PADI sebagai pembeli siaga Bank Muamalat akan melakukan uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) dengan pihak otoritas.

Dus, setelah fit and proper test rampung pihaknya baru akan melakukan penggalangan dana terkait pengambilalihan saham Bank Muamalat. "Fit and proper test dulu, baru fund raising. Karena kalau dana sudah masuk tapi tidak lulus fit and proper test, susah juga nantinya," imbuh Harry.

Sebelumnya, pada Oktober 2017 lalu Minna Padi mengumumkan akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 5 miliar unit saham baru dengan target perolehan dana sebanyak Rp 4,5 triliun melalui skema rights issue.

Nantinya, dana hasil rights issue itu akan dipakai untuk pembelian minimal 51% saham Bank Muamalat. Melalui skema yang sama, yakni skema pembeli siaga yang diperankan Minna Padi dalam rights issue yang juga akan dilakukan Bank Muamalat.(Jft/Kontan)

Category: 

SCROLL KE BAWAH UNTUK MEMBACA BERITA LAINNYA


loading...

Related Terms



loading...

Baca juga


Loading...