20 September 2019

Presiden Bebaskan BUMN Dari Beban Deviden

Konfrontasi - Presiden Joko Widodo mengaku setuju dengan rencana Menteri BUMN Rini Soemarno yang ingin mengizinkan sejumlah perusahaan plat merah untuk tidak perlu menyetor dividen kepada negara.

"Mengenai dividen, begini, sudah bertahun-tahun BUMN kita ini dibebani oleh dividen, sehingga mereka tidak bisa berkembang. Kalau dividennya tidak diambil mereka bisa mengembangkan bisa ekspansi kemana-mana," kata Jokowi di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (18/12).

Menurutnya, hal itu merupakan upaya yang baik sehingga APBN tidak lagi bergantung pada pembayaran dividen BUMN-BUMN.

"APBN kita sekarang ini jangan hanya tergantung pada pembayaran dividen BUMN tapi dari penerimaan pajak dan dari penerimaan bukan pajak. Konsentrasi kita kan kesitu," ungkapnya.

Dengan begitu, mantan Gubernur DKI Jakarta itu berharap BUMN-BUMN nantinya bisa lebih berkembang dengan memanfaatkan dividen yang tidak perlu lagi disetorkan itu.

"Jadi biar berkembang, biarkan dividen-dividen itu dipakai untuk berkembang lebih besar lagi, asal untuk kebaikan rakyat, kebaikan negara ini," ujarnya.

Hingga saat ini Kementerian BUMN masih belum bisa memastikan bagaiman teknis pemberlakuan pembebasan setoran dividen ini. Ia mengaku, saat ini timnya masih mengkaji dua opsi terkait setoran dividen ini. Apakah porsinya dikurangi atau full dibebaskan setorannya.

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...