16 October 2019

Pertamina Jamin Elpiji dan BBM Aman Selama Idul Adha

Konfrontasi - Pertamina menjamin pasokan elpiji dan bahan bakar minyak (BBM) selama Iduladha aman. Khusus untuk elpiji, Pertamina akan menambah pasokan sebesar 4% daily of take (DOT) normal.

Demikian diungkapkan Area Manager Communication & Relations Jawa Bagian Barat (Jakarta, Jawa Barat, dan Banten) Marketing Operation Region (MOR) III PT Pertamina (Persero), Yudy Nugraha, melalui siaran pers, Minggu 27 Agustus 2017. Menurut dia, pada periode itu pasokan elpiji sekitar 7.165 metrik ton (MT) per hari dari 6.900 MT pada kondisi normal.

"Kami memprediksi, kebutuhan elpiji di wilayah Jakarta, Jabar, dan Banten pada periode libur Iduladha naik. Kenaikannya akan mencapai 6.770 MT/hari atau naik 4,5% konsumsi normal," katanya.

Pertamina, menurut dia, akan menambah alokasi untuk Depot Tanjung Priok, Tanjung Sekong, Balongan dan Terminal Eretan. Pasokan di seluruh Stasiun Pengisian dan Penganggutan Bulk Elpiji (SPPBE) di semua wilayah Jakarta, Jabar, dan Banten juga dipastikan akan ditambah.

"Semua Depot LPG, SPPBE, agen, dan pangkalan tetap melakukan operasi penyaluran elpiji untuk Iduladha. Saat ini ketahanan pasokan elpiji di wilayah Jakarta, Jabar, dan Banten mencapai 4 hari," ujarnya.

Pasokan BBM

Seperti halnya pasokan elpiji, Yudy juga memastikan ketahanan pasokan BBM untuk Iduladha aman. Menurut dia, ketahanan pasokan premium di wilayah Jakarta, Jabar, dan Banten adalah 13 hari, solar 40 hari, pertamax 17 hari, dan pertalite 11 hari.

Ia memprediksi, pada periode mudik Iduladha konsumsi rata-rata premium akan turun 15,4% menjadi sekitar 6.010 KL/hari. Sementara konsumsi pertamax series diprediksi naik 32% menjadi 24.644 KL/hari dan gasoil (solar/biosolar dan dex series) diperkirakan naik 1%, menjadi 9.032 KL/hari."Pertamina MOR III sudah melakukan sejumlah persiapan untuk menjaga keamanan pasokan BBM dan elpiji di wilayah Jakarta, Jabar, dan Banten. Frekuensi arus mudik Iduladha kali ini tidak akan setinggi Idulfitri lalu," ujarnya.

Selain menambah pasokan, menurut dia, Pertamina juga akan membentuk tim Satuan Tugas untuk memantau penyaluran setiap harinya dengan sistem komputerisasi SIMSND (Sistem Informasi Manajemen Supply & Distribution). Pertamina juga menambah armada Mobil Tangki dan waktu operasional terminal BBM (TBBM).

"Seluruh tim Satgas Pertamina MOR III wilayah Jakarta, Jabar, dan Banten akan terus siaga selama libur Iduladha untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Jadi, masyarakat jangan khawatir," tutur Yudy.

Bahan bakar khusus

Untuk mengantisipasi kemacetan, menurut dia, Pertamina juga menyediakan bahan bakar khusus (BBK) dalam kemasan. Kemasan itu berupa pertamax dan pertamina dex dalam kemasan. Selain itu, juga disediakan 3 motor dan pikap khusus untuk mobilisasi BBK dalam kemasan. Mereka akan beroperasi di titik-titik kemacetan Tol Cikampek-Kanci. Ada juga 3 mobil tangki berdispenser di rest area non-SPBU.

"Pertamina MOR III juga menyiapkan Kantong BBM di 7 titik lokasi sepanjang jalur mudik serta 5 Kios Pertamax yang menjual produk BBK dalam kemasan di sekitar rest area dan checkpoint Polri non-SPBU di sepanjang jalur mudik mulai dari KM 86 sampai dengan KM 229," kata Yudy.

Pertamina, menurut dia, juga sudah menyiapkan sistem contra flow bekerja sama dengan kepolisian untuk kelancaran distribusi mobil tangki di jalur wisata. Pasokan BBM dipastikan selalu tersedia full dengan tambahan sistem buffer (pengiriman BBM pada H-1 dari jadwal seharusnya).

"Titik-titik kemacetan selama arus mudik Iduladha akan berada di Merak, Cikampek, Nagrek, Cirebon-Pejagan-Brebes," ujar Yudy. (pkrn-rkyt/mg)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...