24 January 2020

Penurunan Harga Gas Terus Dikaji

KONFRONTASI-Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto akan melanjutkan pembahasan soal penurunan harga gas untuk tujuh industri dan satu kawasan industri.

"Sisanya kita bicarakan lagi. Tadi sudah bicara dengan Ibu Sri Mulyani, besok dengan Pak Jonan," kata Airlangga ditemui di Jakarta, Selasa.

Terkait Peraturan Menteri ESDM Nomor 40 Tahun 2016 tentang Harga Gas Bumi untuk Industri Tertentu yang diterbiitkan Senin (5/12), Airlangga enggan berkomentar.

"Saya tidak ada komentar," pungkasnya.

Dalam beleid tersebut, pemerintah merealisasikan janji untuk memangkas harga gas bagi industri pupuk, petrokimia dan baja yang turun hingga 1,5 dollar AS menjadi maksimal 6 dollar AS per MMBTU mulai Januari 2016.

Selain itu, pemerintah juga meyesuaikan harga jual gas terhadap beberapa industri juga tarif pengangkutan gas melalui pipa (toll fee) di ruas tertentu.

Airlangga berharap, tujuh sektor industri yang juga diajukan penurunan harga gasnya oleh Kemenperin, dapat segera menyusul untuk mendapatkan pemotongan harga gas.

Tujuh sektor tersebut yakni Industri Oleokimia, Industri Keramik, Industri Kaca, Industri Ban dan Sarung Tangan Karet, Industri Pulp dan Kertas, Industri Makanan dan Minuman, serta Industri Tekstil dan Alas Kaki.

Kemenperin juga mengajukan penurunan harga gas untuk industri yang beroperasi di dalam kawasan industri.[mr/tar]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...