15 November 2019

Pasar Obligasi Rupiah Kamis Menguat

Konfrontasi - Pasar obligasi Rupiah perdagangan hari Kamis (9/7) menguat, setelah kemarin terjadi penjualan besar-besaran karena adanya ketidak-pastian atas Grexit dan buruknya perdagangan  saham di Tiongkok. Hari ini kekuatan pasar obligasi kembali dipengaruhi kondisi bursa saham di Tiongkok dan juga Eropa yang memperoleh sentimen positif pasar.

Bursa saham Tiongkok hari ini berhasil ditutup menguat oleh aksi bargain hunting demikian juga dengan bursa saham Eropa dibuka lebih tinggi dari perdagangan sebelumnya oleh sentimen harapan penyelamatan Yunani pasca kebijakan Troika menunggu proposal baru dari negara tersebut.

Sentimen tersebut memberi  dukungan atas seri obligasi tenor 10 tahun  yang diperdagangkan dengan yield yang naik mencapai 8.375% dan ditutup dengan yield 8.43%. Namun  pada perdagangan hari ini terlihat pembelian terbatas, dan pasar masih bersikap defensive, khususnya untuk seri obligasi menengah.

Untuk seri obligasi tenor 15 tahun lumayan diminati dengan yield 8.54% dan likuiditas medium. Yield turun 5 sampai 8 bps ditengah aliran penjualan di pasar, khususnya pada sesi kedua. Berikut  yield indikatif hari ini:

Obligasi                          Yield Terkini

SPN (1 th)                        6.7% (0.00)

FR69 (5 th)                      8.13%  (+0.00)

FR70 (10 th)                    8.43%  (-0.7)

FR71 (15 th)                    8.54%  (-0.8)             

FR68 (20 th)                    8.64%  (-0.06)

 

Indon25                          4.34%, spread T+ 215

Indon45                           5.44%, spread T+ 245

(vbn/ar)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...