24 February 2020

Pagi Ini: IHSG Terkoreksi 27 Poin

KONFRONTASI - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka kembali mengalami tekanan pagi ini. IHSG terkoreksi 27 poin atau 0,6 persen menjadi 4.273.

Pagi ini, IHSG dibuka dengan 40 saham menguat, 74 saham melemah, dan 50 saham stagnan. Membuka perdagangan, telah terjadi transaksi sebesar Rp342,029 miliar dari 347 juta lembar saham diperdagangkan.

Analis capital life Indonesia, MM Dandytra, mengatakan saat ini berita-berita masih negatif. Karenanya, IHSG dalam range penurunan yang wajar. "Karena selama level terendah level 4.100 belum tembus, maka akan bergerak di atas itu," jelas dia di acara Market Sight iBCM, Jakarta, Selasa (8/9/2015).

Menurutnya, sentimen utama yang mempengaruhi adalah China, yang melakukan koreksi ke bawah pertumbuhan ekonominya. "Ini akan membuat IHSG cenderung negatif," katanya.

Indeks LQ45 turun 7 poin atau 0,97 persen menjadi 716, Jakarta Islamic Index (JII) turun 6,6 poin atau 1,1 persen menjadi 558, indeks IDX30 turun 3,8 poin atau 1 persen menjadi 373, dan indeks MNC36 turun 1,4 poin atau 0,5 persen menjadi 230.

Sektor-sektor penggerak IHSG kompak melemah, dengan sektor aneka industri turun hingga 1 persen. Sementara sektor properti turun tipis 0,1 persen.

Adapun saham-saham yang berada dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) naik Rp150 ke Rp15.375, saham PT Semen Gresik Tbk (SMGR) naik Rp100 ke Rp8.475, dan saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik Rp75 ke Rp38.225.

Sedangkan saham-saham yang bergerak dalam jajaran top losers, antara lain saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun Rp75 menjadi Rp11.850, saham PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) turun Rp450 menjadi Rp15.250, dan saham PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) turun Rp324 menjadi Rp18.000.[oke/ian]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...