24 February 2018

Padang Butuh Investasi Rp7 Triliun

Konfrontasi - Wakil Wali Kota Padang, Sumatera Barat Emzalmi menyatakan, daerahnya membutuhkan investasi swasta sekitar Rp7 triliun untuk mempercepat pembangunan berbagai sektor.

"Angka sebesar itu, tidak mungkin hanya mengandalkan investasi pemerintah, makanya investasi swasta sangat dibutuhkan," katanya saat menerima kunjungan calon investor Country Garden dari Tiongkok di Bandara International Minangkabau (BIM), Senin (23/3).

Ia mengatakan, pihaknya akan merangkul para investor agar mereka berinvestasi untuk pengembangan potensi-potensi yang dimiliki wilayahnya.

Menurut dia, potensi yang ditawarkan ke swasta sebagai ladang investasi tersebut di antaranya sektor pariwisata, properti, pertanian, dan energi.

Emzalmi menambahkan dengan adanya para investor tersebut diharapkan mampu mempercepat pembanguan daerah.

Selain itu, lanjutnya, juga akan mempercemat laju perekonomian serta juga akan membuka lapangan kerja.

"Saat ini kami sedang perkenalkan potensi Pulau Sikuai sebagai salah satu potensi daerah kepada Investor Country Garden dari Tiongkok," katanya.

Sebelumnya Wali Kota Mahyeldi Ansharullah menandatangani kerja sama antara Pemkot Padang dengan PT Bina Warga Itqoni dan PT Indah Karya Minang untuk menjadikan Pasar Raya Padang sebagai sentral perdagangan yang representatif.

Kemudian juga ada Perusahaan Smart Parking System (SPS) Ltd dari negara Hungaria yang akan berinvestasi untuk mengelola parkir secara modern.

Pemerintah Kota Padang memperkenalkan potensi Pulau Sikuai yang sudah cukup dikenal dunia sebagai destinasi wisata kepada investor Country Garden agar dikelola secara profesional dan maksimal.

Country Garden berencana menanamkan modal di bidang properti dan pariwisata.(akl/ar)

Category: 

SCROLL KE BAWAH UNTUK MEMBACA BERITA LAINNYA


loading...

Related Terms



loading...

Baca juga


Loading...