11 December 2019

Nilai Tukar Rupiah Terus Lanjutkan Penguatan, Dolar Melemah atas Euro

KONFRONTASI -  Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini melanjutkan penguatan pada sesi pembukaan. Penguatan rupiah ini di tengah menguatnya euro terhadap USD.

Data Bloomberg pagi ini juga dibuka menguat di level Rp13.359/USD dari penutupan sebelumnya di level Rp13.376/USD. Data Bloomberg menunjukkan rupiah bergerak pada kisaran level Rp13.350-Rp13.372/USD.

Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah dibuka pada level Rp13.364/USD. Posisi ini menguat dari posisi akhir pekan kemarin yang berada di level Rp13.393/USD.

Menurut data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah terlihat melemah ke level Rp13.410/USD dibanding penutupan sebelumnya pada level Rp13.395/USD.

Di sisi lain posisi rupiah menurut Yahoo Finance pada hari ini melemah ke level Rp13.376/USD dibanding akhir pkena kemarin dilevel Rp13.357/USD. Namun, pada pada pukul 10.00 WIB bergerak menguat ke level Rp13.3.358/USD dengan kisaran Rp13.346-Rp13.376/USD.

Seperti dikutip dari Reuters, Senin (13/3/2017), euro naik tipis mendekati level tertinggi dalam satu bulan terhadap USD di perdagangan Asia hari ini, setelah beberapa pembuat kebijakan Bank Sentral Eropa mengangkat kemungkinan menaikkan suku bunga sebelum pembelian obligasi.

Euro naik 0,1% ke level 1,0691, setelah naik setinggi 1,0699 per USD pada Jumat kemarin, level tertinggi sejak 9 Februari. Beberapa anggota Dewan Pemerintahan ECB membahas kemungkinan kenaikan suku bunga pada pertemuan kebijakan pekan lalu, namun pembicaraan tentang hal ini tidak menerima dukungan luas.

Keuntungan euro terbatas atas harapan bahwa Federal Reserve AS (The Fed) akan menaikkan suku bunga pada pertemuan kebijakan dua hari yang berakhir pada Rabu.

Selain itu, USD stabil terhadap yen di level 114,86, di bawah level tinggi yang terjadi pada Jumat di level 115,50, tertinggi sejak 19 Januari.

Indeks USD yang melacak mata uang AS terhadap enam rival utama tetap stabil di level 101,26, di atas sesi yang rendah pada Jumat di posisi 101,17, atau terendah sejak 28 Februari.(Juft/Snd0)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...