23 October 2019

Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Pagi Ini

KONFRONTASI - Nilai tukar rupiah tergelincir dari penguatannya terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dan melemah pada perdagangan pagi ini, Jumat (26/7/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan nilai tukar rupiah di pasar spot dibuka terdepresiasi 23 poin atau 0,16 persen di level Rp14.000 per dolar AS.

Rupiah tergelincir setelah mampu berakhir menguat 20 poin atau 0,14 persen di level Rp13.977 per dolar AS pada perdagangan Kamis (25/7).

Sementara itu, pada perdagangan Kamis, indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama, ditutup menguat 0,09 persen atau 0,089 poin di level 97,818, kenaikan hari kelima berturut-turut.

Pergerakan indeks dolar namun terpantau berbalik ke zona merah dan turun 0,04 persen atau 0,044 poin ke level 97,774 pagi ini, Jumat (26/7) pukul 08.21 WIB, setelah dibuka terkoreksi 0,025 poin atau 0,03 persen di posisi 97,793.

Meski pergerakan indeks dolar lungsur ke zona merah pada perdagangan pagi ini, indeks dolar tetap bergerak di kisaran kenaikannya yang telah dibukukan untuk hari kelima berturut-turut pada Kamis.

Bagaimana pergerakan rupiah selanjutnya terhadap dolar AS hari ini? Simak di Bisnis.com secara live.

 

 
09:08 WIB

Pukul 08.53 WIB: Kurs Rupiah Melemah 30 Poin

Nilai tukar rupiah melemah 30 poin atau 0,21 persen ke level Rp14.007 per dolar AS, saat indeks dolar AS turun tipis 0,026 poin atau 0,03 persen ke posisi 97,792.

 
08:48 WIB

Kurs Rupiah Dibuka Terdepresiasi 23 Poin

Rupiah diprediksi masih akan menguat di kisaran level Rp13.940 per dolar AS hingga Rp14.022 per dolar AS pada perdagangan Jumat (27/7/2019).

Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan optimisme kembali hadir setelah The Federal Reserve (The Fed) selaku Bank Sentral AS dipercaya akan bertindak lebih dovish dalam pertemuannya bulan ini sehingga mendorong dolar AS bergerak melemah.

Tercatat, indeks dolar AS yang mengukur kekuatan greenback di hadapan sekeranjang mata uang mayor lainnya bergerak stabil di level 97,73.

Dari dalam negeri, bertemunya Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri dan Partai Gerindra Prabowo Subianto membawa angin segar terhadap kondisi politik Indonesia dan memicu harapan pasar bahwa situasi politik akan menjadi lebih kondusif.

Di sisi lain, Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin dan Kepala Perwakilan Perdagangan AS Robert Lightizer akan mengunjungi China pada Senin (29/7) untuk kembali melakukan negosiasi perdagangan dengan Negeri Panda tersebut

Rupiah berhasil berbalik menguat pada perdagangan Kamis (25/7/2019) didukung sentimen positif dalam dan luar negeri, setelah tertekan selama 3 hari perdagangan berturut-turut.

Berdasarkan data Bloomberg, pada perdagangan Kamis (25/7/2019), rupiah ditutup di level Rp13.977 per dolar AS, menguat 0,143 persen atau 20 poin. Mata uang Garuda berhasil menjadi mata uang dengan kinerja penguatan terbaik di antara mata uang pasar berkembang di Asia.

Mengutip riset PT Asia Trade Point Futures, pergerakan rupiah kali ini berhasil memanfaatkan terbatasnya penguatan dolar AS yang dipicu oleh data ekonomi AS yang dirilis tidak sesuai dengan ekspektasi pasar.

“Melambatnya data-data ekonomi AS menjadi faktor pemicu menguatnya nilai tukar rupiah pada sesi perdagangan kali ini,” tulis PT Asia Trade Point Futures seperti dikutip dari publikasi risetnya, Kamis (25/7/2019).(Jft/Bisnis)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...