12 December 2019

Neraca Perdagangan RI Surplus USD 1,72 Miliar Terbesar Sejak 2012

KONFRONTASI -  Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto mengatakan nilai neraca perdagangan Indonesia pada Agustus 2017 mengalami surplus sebesar USD 1,72 miliar. Angka ini berasal dari total nilai ekspor sebesar USD 15,21 miliar dan total nilai impor sebesar USD 13,49 miliar.

Secara kumulatif (Januari-Agustus 2017), nilai neraca perdagangan Indonesia mengalami surplus sebesar USD 9,11 miliar. Dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya, angka ini meningkat sebesar 77,59 persen.

"Kalau kita mundur ke belakang, surplus ini merupakan surplus bulanan terbesar sejak tahun 2012. Ini bisa karena ekspornya naik sedangkan impornya turun sehingga menghasilkan surplus yang lumayan besar," kata Suhariyanto di kantornya, Jakarta, Jumat (15/9).

Dia menambahkan, neraca perdagangan bulan ini dipicu oleh surplus sektor non migas sebesar USD 2,41 miliar, sedangkan untuk sektor migas mengalami defisit USD 680 juta. Dari sisi volume perdagangan, pada Agustus 2017 mengalami surplus 33,5 juta ton.

Menurutnya, surplus volume ini didorong oleh surplus volume neraca perdagangan non migas sebesar 34,21 juta ton. Sedangkan volume perdagangan sektor migas masih defisit 720 ribu ton.

"Kita harapkan surplus ini meningkat sampai akhir tahun," imbuhnya.(Jf/Mrdk)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...