19 November 2019

Menkeu: Peran Kaum Muda Penting Dalam Merintis Kemandirian Bangsa

Konfrontasi - Kewirausahaan adalah salah satu dari tiga kunci untuk mencapai kemandirian bangsa Indonesia. Demikian ditegaskan oleh Menteri Keuangan Bambang P.S. Brojonegoro. Pernyataan itu disampaikan Menkeu dalam "Dialog Tokoh" yang diadakan Program Pembinaan Sumber Daya Manusia Strategis (PPSDMS) Nurul Fikri di aula BPPK Kementerian Keuangan, Jakarta pada Sabtu (14/2).

Direktur PPSDMS Nurul Fikri Bachtiar Firdaus di Jakarta, Minggu (15/2), menjelaskan dalam kesempatan itu Menkeu menyebutkan dua kunci lainnya adalah kerja kerja dan kemajuan teknologi. Menurut Menkeu, Indonesia tidak perlu malu belajar dari bangsa lain yang terbukti sukses mengembangkan SDM, misalnya Turki dan Korea Selatan.

Ia mengatakan Turki saat ini sudah bisa membangun pembangkit listrik terapung dengam kekuatan 500 megawatt. Sementara Korea Selatan mengekspor produk teknologi canggih.

"Kualitas SDM sangat berpengaruh dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kemandirian," katanya.

Disebutkan bahwa Indonesia termasuk negara berpendapatan menengah, dan jika ingin maju harus meningkatkan produktivitas nasional. Hal itu, katanya di depan 200 mahasiswa yang berasal dari berbagai perguruan tinggi, sangat tergantung dari tenaga kerja muda yang kreatif dan berketerampilan tinggi.

"Jadi peran kaum muda penting dalam merintis kemandirian bangsa," katanya.

Dikemukakannya bahwa Indonesia sudah masuk negara berpotensi ekonomi terbesar ke-16 di dunia dengan produk domestik bruto (PDB) mencapai lebih dari 1 triliun dolar AS. Sementara APBN tahun 2015 yang baru ditetapkan sebesar Rp1.984 triliun, hampir mencapai Rp2.000 triliun.

"Masih banyak potensi yang belum tergali untuk meningkatkan produktivitas nasional," kata Bambang P.S. Brojonegoro. (mg/ant)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...