18 November 2019

Masyarakat Pariaman Kaget dengan Kenaikan Harga Bawang Merah

Konfrontasi - Kenaikan harga bawang merah dari Rp20.000 menjadi Rp26.000 per kilogram dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan masyarakat Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), terkejut.

Salah seorang warga Pariaman bernama Rosni (48) yang mengunjungi Pasar Pagi di Pariaman, Rabu (18/3), menyatakan cukup terkejut dengan kenaikan harga bawang merah.

"Awalnya saya cukup merasa kaget dengan kenaikan harga bawang merah di pasar ini, karena sebelumnya saya tidak tahu kalau harga bawang merah sudah naik," ujarnya.

Ia mengaku cukup terpaksa membeli bawang merah dengan harga yang saat ini sedang naik.

"Sebenarnya saya cukup terpaksa membeli bawang merah ini. Tapi mau bagaimana lagi itu merupakan salah satu kebutuhan rumah tangga. Hanya saja mungkin sedikit megurangi jumlah pembelianya yang biasanya membeli satu kilogram sekarang bisa setengah kilogram saja," ujarnya.

Sementara itu, salah seorang pedagang bernama Siar (28) mengaku harga bawang memang naik dari agennya.

"Kami terpaksa menjual harga bawang merah dengan harga yang cukup tinggi. Biasanya sebelum harga bawang merah naik itu berkisar Rp20.000 namun setelah harga bawang naik kami menjual paling mahal Rp24.000 bahkan ada yang menjual sampai Rp26.000 tapi kualitas yang super," tambahnya.

Ia menyebutkan harga bawang merah naik dikarenakan musim hujan yang datang di daerah penghasil bawang sehingga petani gagal panen.

Sementara itu Martinis, yang juga merupakan seorang pedagang, mengaku harga bawang merah naik karena pemasokan dari Pulau Jawa yang kosong.

"Harga bawang merah naik karena stok bawang merah yang di Bukittinggi banyak dikirim ke Pulau Jawa, sehingga pedagang di sini kekurangan stok," ujarnya.

Ia menyebutkan harga bawang merah sudah naik tiga hari yang lalu. Akibat dari kenaikan harga bawang merah ini pedagang menyatakan omset dari barang tersebut turun akibat pengunjung yang sepi.(akl/ar)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...