14 December 2019

Jokowi Langgar UU APBN? Harga BBM Naik, Demo Masyarakat dan Mahasiswa Marak di Tanah Air !

KONFRONTASI-Jokowi Langgar UU APBN? Itulah pertanyaan publik.

*UU No 12 tahun 2014 tentang Perubahan atas UU No 23 tahun 2013 tentang APBN tahun anggaran 2014
Pasal 14 ayat (13)
"Anggaran untuk subsidi energi yang merupakan bagian dari Program Pengelolaan Subsidi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat disesuaikan dengan kebutuhan realisasi pada tahun anggaran berjalan berdasarkan realisasi harga minyak mentah (ICP) dan nilai tukar rupiah."

*UU No 27 tahun 2014 tentang APBN tahun anggaran 2015
Pasal 13 ayat (3)
"Anggaran untuk Program Pengelolaan Subsidi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat disesuaikan dengan kebutuhan realisasi pada tahun anggaran berjalan berdasarkan perubahan parameter dan/atau realisasi harga minyak mentah (ICP) dan nilai tukar rupiah."
Pasal 13 ayat (4)
"Dalam hal perubahan parameter sebagaimana dimaksud pada ayat (3) berupa perubahan volume Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, Pemerintah membahas perubahan tersebut dengan komisi terkait di DPR RI untuk mendapatkan persetujuan."

#Berdasarkan pasal dan ayat di atas, publik dapat berpandangan bahwa pemerintah sebelum menaikkan harga BBM semalam seharusnya berkonsultasi terlebih dahulu dengan DPR. Jika tidak dilakukan, maka pemerintah layak dimakzulkan.. Tapi mungkin perlu diminta pendapat ahli hukum tata negara soal penafsiran yang lebih sahih atas pasal-pasal ini.

-------------------------------------------------------
2. Jokowi Langgar Putusan MK No 002/PUU-I/2003 tgl 15 Desember 2004, yg menyatakan tidak mengikat Pasal 28 ayat (2) UU Migas No 22 tahun 2001 bahwa "harga BBM/gas bumi diserahkan pada mekanisme persaingan usaha yang sehat dan wajar." MK kemudian menetapkan bahwa "campur tangan pemerintah dalam kebijakan penentuan harga haruslah menjadi kewenangan  yang diutamakan untuk cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak, seperti BBM dan gas bumi"

#Maret 2012--Harga keekonomian BBM saat ICP 105 USD adalah Rp 8.400.

#November 2014--Harga keekonomian BBM saat ICP 77 USD adalah..?? (Di TV One disebut Rp8.600)

#Kemungkinan pemerintah tidak jujur terhadap harga keekonomian (biaya memproduksi) BBM yang sebenarnya. Dengan melihat trend berdasar ICP, seharusnya harga keekonomian BBM sekarang jauh di bawah Rp 8.500 (harga per 18 Nov 2014). Artinya Jokowi telah melawan ketetapan MK, karena tidak lagi memberikan subsidi BBM.

Tags: 
Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...