19 December 2018

Jokowi: Bandara Harus Terkoneksi dengan Transportasi Massal

KONFRONTASI-Presiden Joko Widodo melanjutkan kunjunganya ke Kota Palembang, Sumatera Selatan. Di sana, Presiden meninjau pembangunan Light Rail Trail (LRT) Zona 1 di Bandar Udara Sultan Mahmud Badaruddin II.

Presiden juga akan meninjau pembangunan jalan tol Palembang - Indralaya. Presiden Jokowi mendorong pembangunan transportasi massal sebagai salah satu upaya untuk mengurangi kemacetan di kota-kota besar.

"Nantinya standar bandara harus terkoneksi dengan transportasi massal, baik LRT, railbus, kereta api meski dalam jangka waktu lima sampai 10 tahun," ucap Presiden, Kamis (3/3/2016).

Menurut Presiden, transportasi massal adalah upaya membangun sebuah budaya agar orang senang naik transportasi umum. "Semuanya harus ke arah transportasi massal, baik MRT, LRT, dan trem bus. Larinya ke sana," kata Presiden.

Transportasi massal akan mengurangi penggunaan mobil pribadi, terutama yang mengarah ke bandara. "Tahun ini kereta bandara yang selesai di Lampung dan Padang. Tahun depan Soekarno-Hatta dan Palembang," pungkasnya.

Sebelum meninggalkan Palembang untuk kembali ke Jakarta, Presiden akan melakukan pengisian dan penyerahan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak secara online.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Tim Komunikasi Presiden, Ari Dwipayana, Presiden dan rombongan diperkirakan tiba di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma pada pukul 17.00 WIB. Turut mendampingi Presiden dalam perjalanan Palembang menuju Jakarta, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.[mr/mtv]

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...