28 January 2020

Jenuh Beli, IHSG Diprediksi Bakal Terkoreksi

KONFRONTASI-Selama sepekan kemarin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami kenaikan dan telah memasuki jenuh beli. Akibatnya potensi kenaikan lebih lanjut terbatas dan dibutuhkan koreksi atau konsolidasi minor dalam fase sideways untuk meredakan keadaan tersebut.

Demikian terungkap dalam riset harian Yuganur Wijanarko Senior Research HD Capital, di Jakarta, Senin (8/12/2014). “Investor kami rekomendasikan akumulasi on weakness untuk kontinuasi tren berikutnya. Support 5.156-5.105-5.070, dan resistance 5.215-5.251,” ungkapnya.

Pada perdagangan Jumat (5/12/2014) IHSG ditutup menguat 10,834 poin (0,21%) ke posisi 5.187,994. Sebanyak 146 saham menguat, 157 saham melemah, 11 saham stagnan, dan 234 saham tidak ditransaksikan.

Penguatan tersebut setelah sepenjang perdagangan Jumat ini, indeks menguat 29,064 poin ke level tertingginya 5.206,224 dan terendah 5.185. Sebanyak 146 saham menguat, 157 saham melemah, 11 saham stagnan, dan 234 saham tidak ditransaksikan.

Mayoritas indeks saham mendukung penguatan IHSG. Antara lain, indeks saham-saham unggulan LQ45 yang naik 1,595 poin (0,179%) ke posisi 893,777; IDX30 naik 1,124 poin (0,246%) ke angka 458,767; MBX naik 3,393 poin (0,227%) ke angka 1.496,062; DBX naik 0,489 poin (0,068%) ke angka 714,758; dan JII naik 1,581 poin (0,230%) ke angka 688,275.

Nilai transaksi di pasar reguler mencapai Rp3,5 triliun dan Rp1,3 triliun di pasar negosiasi. Sementara investor asing mencatatkan penjualan saham bersih (net foreign sell) sebesar Rp734,03 miliar.[mr/inl]

Tags: 
Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...