16 December 2019

Jelang Ramadhan dan Lebaran, Pengrajin Kulit Kebanjiran Berkah

Konfrontasi - Pesanan sepatu dan sandal menjelang datangnya bulan Ramadhan dan Lebaran tahun ini mengalami kenaikan sehingga para pengrajin kulit di Magetan, Jawa Timur, semakin menigkat.

Kenaikan pesanan itu sudah dirasakan sejak sebulan terakhir oleh para perajin di sentra kulit di Kelurahan Selosari Kecamatan Magetan Kabupaten Magetan Jawa Timur. Wito, salah seorang perajin, mengaku dalam sehari bisa menyelesaikan 40 pasang sepatu atau sandal.

"Sekarang pesanan sedang naik, bisa 40 pasang perhari," kata Wito.

Berdasar pengalaman tahun lalu, kenaikan permintaan itu semakin meningkat saat mendekati lebaran.  "Bisa 50-60 pasang per hari saat mendekati lebaran," ujar Wito.

Hasil perajin kulit di Magetan ini dipasarkan oleh para pedagang. Hampir 70 persen hasil para perajin di Magetan ini diambil oleh para pedagang lokal.

"Para pedagang mengirim ke berbagai daerah di Indonesia. Selebihnya (30 persen), dibeli langsung oleh para pembeli yang datang ke gerai-gerai di sentra kerajinan ini," kata Wito.

Namun, permintaan juga sering datang langsung dari para pedagang di luar kota, yang ingin dikirim langsung. Mereka biasanya menelpon, lalu minta dikirim langsung.  "Ya, hampir semua kota di Jawa Timur ada pedagang yang meminta," kata Wito lagi.

Kemudian, ada juga beberapa kota di luar Pulau Jawa yang minta tambah jumlah kiriman saat menjelang lebaran seperti ini. Misalnya, Kalimantan, dan Sulawesi.

"Tetapi itu tidak banyak. Hanya beberapa saja pedagang yang sudah menjadi langganan kami," katanya.

Wito melanjutkan, satu pasang sepatu wanita, dijual mulai harga Rp75.000. Sedang untuk sepatu pria dijual mulai Rp140.000. Tergantung model sepatunya. Semakin banyak menggunakan kulit tentu saja semakin mahal.

"Untuk sandal tentu saja lebih murah dari itu," ujarnya.

Sementara itu, Suwarno, perajin sandal, mengaku mempertahankan model sandal yang diproduksinya. Alasannya, masih banyak yang menyukai model lama, dan permintaan masih cukup tinggi.

Meski demikian, ia tetap berinovasi untuk memberikan alternatif model lain sesuai dengan tren saat ini. (mg/vv)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...