24 July 2019

Ini Dua Hal yang Bikin Investasi ke Indonesia Mampet

KONFRONTASI-Ada dua hal yang membuat investasi ke Indonesia tersendat. Apa saja itu?

Kata Deputi Bidang Pengembangan Iklim Penanaman Modal Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Farah Ratnadewi Indriani, kedua hambatan besar itu adalah mahalnya biaya logistik serta kualitas infrastruktur.

"Tantangan utama target realisasi investasi terutama adalah logistik dan infrastruktur. Faktor lainnya seperti perizinan, regulasi dan isu tenaga kerja bisa ditangani," kata Farah di Jakarta, Jumat (25/9/2015).

Kata Farah, masih mahalnya logistik di Indonesia serta belum meratanya infrastruktur, menjadi kendala berat yang sering dihadapi investor. Untuk masalah perizinan usaha, meliputi persoalan terkait waktu, biaya, kepastian dan transparansi.

"Sementara, tantangan regulasi atau kebijakan berkaitan dengan konsistensi, kepastian, kesinambungan, kepastian serta partisipasi seluruh pemangku kepentingan," papar Farah.

Adapun isu tenaga kerja, lanjut Farah berhubungan dengan kepastian upah minimum, hubungan industri, dan keahlian sumber daya manusianya.

Sejauh ini, BKPM pelan namun pasti mulai mengurangi jumlah perizinan yang dinilai menyulitkan investasi. Semisal, perizinan listrik dari 49 izin dipangkas menjadi 25 izin, dari 923 hari menjadi 256 hari. Untuk perizinan pertanian dari 20 izin menjadi 12 izin, dari 751 hari menjadi 182 hari.

Kemudian, perizinan perindustrian dari 19 izin menjadi 11 izin, dari 672 hari menjadi 152 hari. Perizinan wisata dari 17 izin menjadi 11 izin, dari 661 hari menjadi 188 hari.

Perizinan pertanahan, perizinan kehutanan ada 13 perizinan untuk pelepasan kawasan hutan, yang dipersingkat dari 111 hari menjadi 47 hari. Perizinan perhubungan dari 30 hari menjadi 5 hari. [mr/inl/tar]

Tags: 
Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...