21 September 2019

IHSG Terkoreksi 9,91 Poin di Awal Sesi

KONFRONTASI-Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dibuka melemah 9,91 poin atau 0,18% ke posisi 5.437,74. Indeks saham LQ45 turun 0,27 persen ke level 945,30.

Pada pembukaan perdagangan saham pukul 09.00 WIB, IHSG merosot lebih dalam 13,12 poin (0,24 persen) ke level 5.435,94. Indeks saham LQ45 juga masih berada di zona merah dengan melemah 0,33 persen ke level 944,73.

Seluruh indeks saham acuan berada di zona merah pada pagi ini. Sebanyak 37 saham yang menghijau. Sementara itu, 61 saham melemah sehingga menekan IHSG dan 60 saham lainnya diam di tempat.

Dalam risetnya, Kiwoom Securities memperkirakan laju IHSG bergerak negatif. Negatifnya Dow Jones dan bursa regional dalam kisaran positif dapat mempengaruhi arah perdagangan. IHSG bergerak di kisaran positif masih dalam tren yang sideways. Namun, masih adanya sentimen jual asing dapat menghambat peluang penguatan.

Sementara itu, analis dari NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada dalam risetnya mengatakan, masih maraknya aksi profit taking, terutama dari pelaku pasar asing menghambat penguatan pada IHSG.

"Di sisi lain, masih adanya aksi beli pada saham-saham perdagangan yang diikuti saham-saham perdagangan second liner lainnya, serta saham keuangan dan industri dasar masih dapat menopang laju IHSG untuk dapat bertahan hingga akhir sesi. Namun demikian, laju IHSG kali ini paling tidak dapat melampaui kekhawatiran kami akan adanya pelemahan lanjutan," ujarnya.

Pada perdagangan Rabu (25/3) IHSG diperkirakan Reza berada pada rentang support 5.425-5.440 dan resisten 5.458-5.471. Menurutnya, pergerakan variatif dimana aksi jual dan beli masih akan beradu pada perdagangan hari ini.

"Jika kondisi global cukup positif maka masih dimungkinkan bagi IHSG untuk dapat bergerak naik, namun tetap antisipasi bila terjadi pembalikan arah turun," pungkasnya.[mr/akt]

Tags: 
Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...