25 March 2019

IHSG Tergerus 40,54 Poin di Awal Sesi

 KONFRONTASI -  KONFRONTASI -  Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Rabu (9/5/2018)  dibuka melemah 0,7% atau 40,54 poin ke level 5.734,18.

Menutup perdagangan kemarin, Selasa (8/5/2018), indeks harga saham gabungan (IHSG) merosot 1,88% atau 110,38 poin di level 5.774,72.

Sepanjang perdagangan kemarin, IHSG cenderung loyo. IHSG dibuka melemah 0,38% atau 22,32 poin ke level 5.862,78. Bahkan, IHSG sempat anjlok 2,12% atau 124,75 poin ke level 5.760,34 pada akhir sesi I siang tadi.

Dalam perdagangan Selasa, IHSG bergerak pada level 5.752,80 – 5.866,08. Sebanyak 69 saham menguat, 270 saham melemah, dan 238 saham stagnan dari 577 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

PT. KGI Sekuritas Indonesia memperkirakan IHSG pada perdagangan hari ini, Rabu (9/5/2018) berada di kisaran support 5.700-5.620-5.520, dan resisten 5.840-5.920-6.080-6.140-6.220-6.380.

“Koreksi IHSG akibat pelemahan rupiah sebagai kesempatan akumulasi, kata Yuganur Wijanarko Senior Research PT. KGI Sekuritas Indonesia seperti dikutip dari risetnya.

Dia menilai koreksi IHSG akibat pelemahan rupiah, dan keraguan BI untuk menaikkan suku bunga.

“Sebagai kesempatan akumulasi di saham big cap dan lapis dua pilihan untuk skenario technical rebound nantinya,” kata Yuganur.

Simak gerak IHSG secara live di Bisnis.com, di tengah sentimen keputusan Presiden AS Donald Trump yang akan menarik AS dari kesepakatan Iran yang mengerek harga minyak mentah dunia.

09:01 WIB
Pukul 8.55 WIB: IHSG Dibuka Melemah 0,7%

Indeks harga saham gabungan (IHSG) dibuka melemah 0,7% atau 40,54 poin ke level 5.734,18.

08:00 WIB
Pasar Respons Sikap Trump Soal Kesepakatan Nuklir Iran

Dalam pidato yang disiarkan televisi, Presiden AS Donald Trump menyatakan Amerika Serikat akan menarik diri dari perjanjian internasional 2015 yaitu Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) yang berisikan persetujuan bagi Iran untuk membatasi aktivitas nuklirnya dengan imbalan pencabutan sanksi ekonomi. Trump juga menyatakan akan kembali menerapkan sanksi terhadap Iran.

“Masih ada sedikit ketidakpastian tentang masa depan kesepakatan tersebut, bahkan ketika AS telah menegaskan rencananya,” ujar Brian Daingerfield, macro strategist di NatWest Markets di Stamford, Connecticut, seperti dilansir dari Reuters.

Keputusan untuk keluar dari perjanjian dengan Iran kemungkinan akan meningkatkan risiko konflik di Timur Tengah, mengecewakan aliansi Amerika di Eropa, serta mengganggu pasokan minyak global. Trump mengatakan bersedia merundingkan kesepakatan baru dengan Iran.

“Dia [Trump] tidak menutup pintu dan menghindarinya. Dia menginginkan kesepakatan baru. Peluang untuk mencoba lagi terbuka,” kata Brian Battle, director of trading di Performance Trust Capital Partners di Chicago.

 

07:55 WIB
Indosurya Rekomendasi 9 Saham

PT Indosurya Bersinar Sekuritas memperkirakan indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Rabu (9/5/2018) bergerak di kisaran 5.721 – 5.965.

William Surya Wijaya , Vice President Research Department PT Indosurya Bersinar Sekuritas mengemukakan pola gerak IHSG saat ini masih terlihat berada dalam rentang konsolidasi.

“Potensi kenaikan yang terlihat masih cukup besar dalam rentang pekan yang cukup pendek saat ini,” kata William seperti dikutip dari risetnya.

Dia mengemukakan support teruji, level tersebut terlihat cukup kuat dipertahankan ditengah fluktuasi harga komoditas.

Pergerakan IHSG ujarnya, ditunjang oleh rilis data laporan kinerja emiten kuartal I/2018 yang terlihat dilansir dalam kondisi membaik.

“Hari ini IHSG berpotensi melaju naik,”kata William.

PT Indosurya Bersinar Sekuritas merekomendasikan saham berikut pada perdagangan hari ini, yaitu ICBP, TLKM, BJTM, WSBP, EXCL, PWON, HMSP, BBNI, BBCA.

07:53 WIB
KGI Sekuritas Rekomendasi 4 Saham

PT. KGI Sekuritas Indonesia memperkirakan indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Rabu (9/5/2018) berada di kisaran support 5.700-5.620-5.520, dan resisten 5.840-5.920-6.080-6.140-6.220-6.380.

“Koreksi IHSG akibat pelemahan rupiah sebagai kesempatan akumulasi, kata Yuganur Wijanarko Senior Research PT. KGI Sekuritas Indonesia seperti dikutip dari risetnya.

Dia menilai koreksi IHSG akibat pelemahan rupiah, dan keraguan BI untuk menaikkan suku bunga.

“Sebagai kesempatan akumulasi di saham big cap dan lapis dua pilihan untuk skenario technical rebound nantinya,” kata Yuganur.

PT. KGI Sekuritas Indonesia pada perdagangan hari ini merekomendasikan saham ASII, INDF, PTPP, TINS.

Berikut ulasannya:

Astra International (ASII) (Profit taking target: Rp7.150-Rp7.350)
Entry (1) Rp6.650, Entry (2) Rp6.550, Cut loss point: Rp6.350

Indofood (INDF) (Profit taking target Rp6.425-Rp6.525)
Entry (1) Rp.6.025, Entry (2) Rp5.825, Cut loss point: Rp5.725

PP Persero (PTPP) (Profit taking target Rp2.170-Rp2.270)
Entry (1) Rp.1970, Entry (2) Rp1.870, Cut loss point: Rp1.770

Tambang Timah (TINS) (BUY) (Profit taking target: Rp920-Rp940)
Entry (1) Rp860, Entry (2) Rp840, cut loss point: Rp820.(KONF/BISNIS)

Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...