10 December 2019

IHSG Survive Meski Mayoritas Saham Anjlok

Konfrontasi - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat rentan anjlok karena mayoritas emiten negatif pada sesi pertama. IHSG naik tipis 0,59 poin ke 5.133,15 setelah 103 saham menguat, 189 saham melemah, dan 74 saham stagnan. Jumlah transaksi sebesar Rp 2,003 triliun dari 1,944 miliar lembar saham diperdagangkan.

Indeks LQ45 naik 1,85 poin atau 0,2 persen ke 872,37, Jakarta Islamic Index (JII) turun 0,34 poin ke 687,29, indeks IDX30 naik 1,44 poin atau 0,3 persen ke 446,26, dan indeks MNC36 terkoreksi 0,17 poin atau 0,1 persen ke 269,33. Sektor perkebunan  turun 1 persen sedangkan sektor keuangan naik 0,7 persen.

Beberapa saham jajaran top gainers antara lain saham PT Mayora Indah Tbk (MYOR) naik Rp225 menjadi Rp29.650, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp275 menjadi Rp55.975, dan PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) naik Rp65 menjadi Rp3.180.

Sebaliknya saham-saham jajaran top losers antara lain saham PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) turun Rp50 menjadi Rp2.250, PT XL Axiata Tbk (EXCL) turun Rp50 menjadi Rp6.400, dan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) turun Rp25 menjadi Rp5.750.

Tags: 
Category: 

 GULIRKAN KE BAWAH UNTUK MELIHAT ARTIKEL LAINNYA  


Berita lainnya

loading...